Apa Itu Sologamy?

by
February 2nd, 2015 at 11:02 am

CiriCara.com – Di Pedalaman Afrika dan suku Hutu dan Por’Quatzi tentunya telah mempopulerkan dengan Sologamy-nya, apa itu Sologamy ? merupakan pernikahan yang dilakukan dengan cara menikahi dirinya sendiri, atau pernikahan solo (sendiri).

menikah

Pernikahan – Ist

Menurut kepercayaan suku tersebut bahwa bila ada seseorang melakukan Sologamy maka tubuh dan jiwanya akan berpisah dan menjadi makhluk baru (rainkarnase). Dan biasanya perayaan pernikahan terhadap diri sendiri tersebut dirayakan seperti pernikahan-pernikahan yang lazim, perayaan tersebut dilakukan selama tiga hari berturut-turut dan menggelar acara seperti makan-makan, berdansa-dansa dalam merayakan Sologamy tersebut.

Karena semakin banyaknya orang melakukan Sologamy di negara Afrika tersebut, maka pemerintahan setempat melegalkan Sologamy. Tetapi banyak negara selain Afrika meilegalkan dan tidak diakui pernikahan tak lazim tersebut, negara-negara seperti Amerika Utara, Inggris dan negara Eropha tidak mensahkan pernikahan itu.

Pada zaman sekarang ini, untuk praktek menikahi diri sendiri kebanyakan dikaitkan dengan feminisme, dimana Sologamy sudah menjadi trend gaya hidup kekinian dan bersifat independent karena bisa dikatakan bahwa Sologamy tanpa menggantungkan dengan orang lain, atau dalam hal ini jika dihubungkan dengan budaya feminisme, berarti seorang pria.

Menurut para ahli bahwa Sologamy merupakan budaya yang narsisme, jika dilihat dari menikahi diri sendiri, bahwa Sologamy berhubungan dengan perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan atau bisa juga bahwa perlakukan seperti ini dikarenakan karena menunggu jodoh yang kunjung datang, seperti misalnya Yasmin Eleby asal Houston Texas, yang memutuskan untuk menikahi diri sendiri saat usia yang ke-40 belum mendapatkan pasangan hidupnya, akhirnya dia mengakhiri hidupnya dengan

Sologamy. Mungkin Sologamy ini dilakukan oleh orang-orang di negara-negara lain yang kondisinya sama yaitu belum dapat jodoh. Adapula yang lebih ekstrem lagi yaitu menikahi dengan pohon, menikah dengan menara, menikah dengan binatang piaraan, seperti kucing, anjing, ayam atau binatang kesukaanya.

Kemungkinan melakukan Sologamy sudah begitu putus-asanya dalam mengarungi kesendirian, tidak sabar dalam menunggu atau mencari jodoh atau pasangan hidup, ataukah hanya melakukan sesuatu yang narsis atau pencitraan agar bisa diperhatikan orang. Percaya atau tidak Sologamy sudah terjadi, dan dirayakan seperti perayaan pernikahan yang lazim.

Penulis: Mas Arif

Comment di sini