“Formasi” Pilpres Indonesia 5-3-2

by
February 2nd, 2015 at 3:51 pm

CiriCara.com – Dalam dunia sepakbola, ada istilah yang lazim dikenal, yakni formasi pemain. Formasi yang dipakai pelatih sebuah klub atau tim nasional, akan menggambarkan apakah tim itu bermain dominan menyerang, ataukan memang diformulasikan untuk lebih banyak bertahan dengan mengandalkan serangan balik.

pemilihan umum

Ilustrasi Pemilu – Ist

Maka dikenal-lah formasi – formasi seperti 4-4-2. Katanya menurut orang yang ‘ngerti’ si kulit bundar, formasi 4-4-2 ini adalah formasi klasik. Ini formasi yang stabil dan seimbang, bertahan maupun menyerang. Formasi ini memplot 4 pemain bertahan, 4 pemain tengah dan sebagai daya gedor memporakporandakan pertahanan lawan dipakai 2 penyerang.

Formasi lainnya yang dikenal dalam dunia si kulit bundar dan kabarnya banyak dipakai pelatih-pelatih tenar adalah formasi 3-5-2, 4-3-3, 4-2-3-1 serta formasi-formasi pemain lainnya. Tapi tulisan ini tak membahas tentang formasi di lapangan hijau. Namun yang ingin saya tulis adalah formasi dari lapangan politik di negeri kita, Indonesia. Tentunya formasi ini menurut versi saya.

Formasi dari lapangan politik yang mau saya ceritakan adalah formasi dari pemilihan presiden yang pernah digelar di Indonesia. Tentunya formasi dari pemilihan presiden secara langsung. Ternyata Pilpres pun, bila diformasikan akan jadi formasi 5-3-2. Kok bisa begitu?

Jangan anggap serius yah. Ini hanya formasi menurut saya. Ini tulisan hanya sekedar iseng, coba-coba meringkas pengetahuan tentang Pilpres agar bisa dibaca dengan sederhana. Kenapa saya bilang formasi Pilpres kita 5-3-2. Karena dalam Pilpres 2004, yang dicatat sebagai Pilpres secara langsung yang pertama di Indonesia ada 5 pasangan calon yang bertarung. Siapa saja mereka?

Pertama adalah pasangan Megawati Soekarnoputri dan Kyai Haji Hasyim Muzadi. Kedua duet Hamzah Haz dengan Agum Gumelar. Ketiga, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla. Keempat, pasangan Jenderal Wiranto-Solahuddin Wahid. Dan yang kelima, duet Amien Rais dan Siswono Yudhohusudo.

Lalu pada Pilpres 2009 yang bertarung memperebutkan tiket ke Istana, tercatat ada tiga pasangan calon. Tiga pasangan calon itu adalah, duet Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono, Megawati Soekarnoputri-Prabowo Subianto dan terakhir pasangan Jusuf Kalla-Wiranto.

Kemudian pada pemilihan presiden 2014 yang baru saja lewat, tercatat ada dua pasangan calon yang berlaga. Dua pasangan calon itu adalah Joko Widodo atau Jokowi yang berpasangan dengan Jusuf Kalla lalu Prabowo Subianto yang berduet dengan Hatta Rajasa. Jadi formasi 5-3-2 adalah formasi Pilpres Indonesia. Formasi jika di lapangan hijau adalah formasi menyerang.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini