Soal Presiden, Sipil Masih Ungguli Tentara

by
February 3rd, 2015 at 10:40 am

CiriCara.com – Mohon maaf tulisan ini, bukan tulisan serius, apalagi tulisan ilmiah. Ini bukan tulisan berdasarkan riset yang mendalam melibatkan banyak pakar dan narasumber. Sekali lagi bukan. Tapi ini tulisan sekedar bahan pengetahuan sederhana tentang fakta yang pernah terjadi di negeri bernama Indonesia. Karena tulisan ini berdasarkan fakta, ini bukan tulisan fiksi. Ini bukan cerita pendek atau cerpen, meski memang ini tulisan yang pendek.

indonesia

Presiden Indonesia – Ist

Lalu tulisan ini tentang apa? Baiklah, saya mulai saja. Ini tulisan tentang fakta Presiden-presiden yang pernah dan sedang memerintah negeri ini. Tapi yang akan saya ceritakan dalam tulisan ini, bukan fakta tentang seberapa banyak kekayaan yang dimiliki para kepala negara di negeri ini. Bukan tentang itu. Karena yang ahli ngitung-ngitung kekayaan adalah Majalah Forbes. Saya juga tak hendak menceritakan fakta tentang aib para kepala negara. Bukan tentang itu. Namun yang akan saya tuturkan adalah tentang fakta latar belakang para Presiden yang pernah dan sedang memerintah negeri ini.

Soekarno, Presiden pertama negeri ini, adalah seorang insinyur. Jadi, dia adalah insinyur pertama di Indonesia yang pernah jadi Presiden. Sebagai seorang insinyur, tentu Soekarno adalah orang sipil, bukan tentara. Wakilnya pun Mohammad Hatta adalah orang sipil, bukan berlatar seorang jenderal.

Presiden penggantinya, Soeharto barulah dia seorang tentara. Soeharto adalah tentara pertama yang jadi Presiden di Indonesia. Dia adalah seorang jenderal. Sementara yang pernah jadi wakilnya, kombinasi sipil-militer. Fakta lainnya dari Soeharto, adalah dia Presiden yang masa kekuasaannya terlama di Indonesia. Menurut catatan sejarah selama 32 tahun lebih Soeharto jadi orang nomor satu di republik ini, sebelum akhirnya dilengserkan oleh gerakan mahasiswa pada 1998.

Soeharto turun, kembali orang sipil yang naik tampuk. Habibie, seorang teknokrat menjadi pengganti sang jenderal. Sayang masa kekuasaannya hanya seumuran jagung. Kemudian naiklah Gus Dur atau Abdurahman Wahid. Lagi-lagi orang sipil yang naik. Gus Dur tak begitu lama berkuasa. Gus Dur dijatuhkan lewat sidang istimewa MPR. Penggantinya lagi-lagi datang dari kalangan sipil yakni Megawati Soekarnoputri. Mega sendiri adalah putri kandung Soekarno, Presiden pertama RI.

Baru penggantinya, Susilo Bambang Yudhoyono datang dari kalangan tentara. Sepuluh tahun lamanya Susilo Bambang Yudhoyono yang dikenal dengan sebutan SBY jadi Presiden di negeri ini, setelah dua kali terpilih berturut-turut dalam pemilihan presiden yakni pada 2004 dan 2009. Setelah SBY pensiun, kembali tampil orang sipil yang memimpin yakni Joko Widodo atau Jokowi setelah dalam Pilpres 2014, sukses mengalahkan calon berlatar tentara yaitu Letnan Jenderal Purnawirawan Prabowo Subianto. Jadi bila diringkas sejarah para presiden kita, dari sisi latar belakangnya, lebih banyak sipil ketimbang tentara. Dari sisi jumlah, presiden berlatar belakang sipil masih unggul ketimbang presiden yang berasal dari tentara. Karena baru dua tentara yang pernah jadi presiden di negeri ini. Sisanya, sebagian besar berasal dari kalangan sipil yakni Soekarno, Habibie, Gus Dur, Megawati dan Jokowi.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini