6 Kebiasaan Buruk “Biker” Saat Musim Hujan

by
February 4th, 2015 at 3:48 pm

CiriCara.com – Cuaca saat ini memang susah untuk diprediksi, kadang cerah tapi kadang turun hujan tiba-tiba. Karenanya para bikers (pengendara sepeda motor) pun diminta untuk lebih waspada dan selalu mempersiapkan diri sebelum berangkat.

kena banjir

Pengendara motor – Ist

Namun, tak jarang biker yang masih sering melakukan kesalahan saat berkendara di musim hujan. Bahkan kesalahan-kesalahan yang terjadi tersebut sudah seperti jadi kebiasaan biker-biker di Tanah Air. Kesalahan seperti apa saja?

1. Warna jas hujan

Hanya karena alasan malu atau gengsi pakai warna yang “ngejreng” atau cerah, kebanyakan biker lebih memilih jas hujan warna gelap. Padahal hal ini hanya akan membuat si biker rawan tertabrak pengendara lain karena tidak kelihatan saat hujan turun.

Pilihlah jas hutan warna terang yang bisa memantulkan cahaya. Nggak perlu gengsi atau malu, karena ini juga demi keselamatan biker sendiri.

2. Jas hujan batman

Model jas hujan seperti ini sebenarnya tidak standar dan membahayakan si pengendara. Hal ini karena jas hujan yang mirip jubah ini rawan tersangkut di roda sepeda motor maupun tersangkut ke kendaraan lain. Apalagi jalanan di kota-kota besar yang rawan macet, pasti akan sangat berbahaya.

3. Alas kaki

Kebanyakan biker memilih sandal karena takut sepatunya basah. Padahal hal ini sangat berbahaya jika terjadi kecelakaan, kaki biker tidak ada pelindungnya. Ada lagi biker yang membungkus sepatu dengan plastik, hal ini juga berbahaya. Hal ini hanya akan membuat tapak sepatu jadi licin.

Ada juga yang tetap memakai sepatu usai hujan, tapi dia selalu mengangkat kaki ketika melewati genangan air agar sepatunya tidak basah. Ini berbahaya karena keseimbangan biker bisa terganggu. Usahakan tetap pakai sepatu dan jangan takut basah!

4. Lampu tidak standar

Banyak sekali biker yang mengganti lampu sepeda motornya dengan lampu HID warna putih kebiru-biruan. Padahal menurut Sony Susmana, Instruktur Senior Safety Defensive Consultant Indonesia (SDCI) lampu tersebut tidak begitu terlihat saat hujan. Lampu standar dengan warna kekuningan justru lebih bisa menembus hujan.

5. Mengurangi angin ban

Demi menghindari terpeleset di jalan yang licin, kebanyakan biker memilih untuk mengurangi angin/tekanan ban motornya. Padahal hal ini keliru. Ban sepeda motor yang dijual di pasaran itu sudah disesuaikan untuk cuaca hujan, jadi kamu tidak perlu khawatir. Yang harus dilakukan adalah mengurangi kecepatan, bukan menguragi tekanan ban.

6. Berteduh sembarangan

Lupa bawa jas hujan? Pasti para biker lebih memilih untuk berteduh sampai hujan reda. Namun sayang, kebanyakan di antara mereka sembarangan dalam memilih tempat berteduh. Misalnya di bawah kolong jembatan dan di pinggir jalan. Padahal hal ini membahayakan pengendara lain dan bikin macet. Bisa saja kan motor yang diparkir di pinggir jalan itu tertabrak pengendara lain karena tidak kelihatan.

Apakah kamu masih sering melakukan kesalahan-kesalahan yang sudah jadi kebiasaan itu?

(YG)

Comment di sini