Angka Perceraian di Indonesia Tertinggi Se-Asia Pasifik

by
February 5th, 2015 at 4:09 pm

CiriCara.comArtis cerai? Mungkin itu sudah jadi berita biasa. Cerita tentang artis cerai, banyak diumbar dalam program-program infotainment yang tayang di televisi. Bisa dikatakan setiap ada artis yang sedang menjalani proses perceraian, awak infotainment tak akan luput menyorotnya. Maka jadilah kisah perceraian artis komoditi berita yang laris manis ditayangkan program-program gosip di televisi atau tabloid hiburan. Pemirsa televisi penyuka acara gosip pun terbiasa dicekoki berita perceraian.

perceraian

Sidang cerai – Ist

Namun memang, bicara tentang perceraian, bukan monopoli artis saja. Namun memang, perceraian artis seksi jadi berita, hingga ramai-ramai ditayangkan. Padahal, cerita artis cerai, hanya puncak gunung es dari kisah perceraian di negeri ini. Angka perceraian di Indonesia, ternyata cukup fantastis. Indonesia, menjadi salah satu negara dengan tingkat angka perceraian tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Bahkan tak hanya di tingkat Asia Tenggara, tapi angka perceraian di Indonesia tertinggi di kawasan Asia Pasifik. Sebuah fakta yang miris.

Data yang saya kutip dari Lembaga Bantuan Hukum APIK Indonesia mengkonfirmasikan itu. Menurut data yang dilansir LBH APIK, angka perceraian di Indonesia, terbilang paling tinggi diantara negara-negara se-Asia Pasifik. Banyak faktor yang menyebabkan pasangan suami istri di Indonesia memutuskan bercerai. Yang menariknya, ternyata istri yang menggugat cerai angkanya terus melonjak.

Menurut data LBH APIK, istri yang mengajukan gugat cerai terus meningkat. Pada 2012, LBH APIK mencatat 59,32 persen atau 190.280 istri yang ajukan gugat cerai. Angka ini lebih tinggi dari gugatan cerai yang diajukan suami. Karena menurut data LBH APIK, angka suami yang ajukan gugat cerai atau jatuhkan talak hanya 90.099 orang atau 29,33 persen. Menurut LBH APIK, melonjaknya istri yang gugat cerai, salah satu penyebanya karena mengalami tindak kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT.

Bicara tentang angka KDRT, Komisi Nasional Perempuan punya datanya. Lembaga ini mencatatkan pada 2012 telah terjadi 203.507 kasus KDRT. Itu data 2012. Mungkin sekarang lebih tinggi lagi. Namun yang membuat saya mesti mengurut dada adalah angka perceraian di Indonesia. Menurut data yang dikeluarkan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) pada 2013, angka perceraian di Indonesia tertinggi se-Asia Pasifik. Duh, fakta yang bikin miris.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini