Tips Usaha Dadakan Saat Banjir

by
February 11th, 2015 at 9:05 am

CiriCara.com – Diguyur hujan sejak Minggu (8/2/2015) malam, sejumlah wilayah di DKI Jakarta kebanjiran. Apalagi hingga saat ini kondisi cuaca masih turun hujan meski dalam intensitas yang kecil. Sejumlah jalan juga dilaporkan terputus banjir dan tidak bisa dilewati kendaraan.

banjir

Delman angkut penumpang di tengah banjir di Kelapa Gading – Ist/Gresnews

Bencana banjir ini jelas mengakibatkan kerugian tersendiri, baik bagi masyarakat yang rumahnya terkena banjir maupun bagi para pengusaha. Seperti diketahui, sejumlah ruko dan pusat perbelanjaan terpaksa tutup karena jalan tidak bisa dilalui.

Meskipun demikian, bencana banjir ini tidak semuanya berdampak buruk pada masyarakat. Pasalnya ada beberapa masyarakat yang menjadikan banjir ini sebagai peluang untuk membuka usaha dadakan. Seperti apa?

1. Ojek gerobak

Bencana banjir membawa rezeki buat para pemilik gerobak. Pasalnya gerobak yang biasanya digunakan untuk mengangkut barang kini beralih untuk mengangkut orang dan bahkan motor. Ojek gerobak ini jadi pilihan bagi mereka yang ingin melewati banjir tanpa harus takut sepeda motornya mogok. Tarif ojek gerobak ini berkisar Rp 5 ribu – Rp 50 ribu, tentunya disesuaikan dengan jarak tempuhnya.

2. Delman banjir

Mesin mobil atau motor mungkin akan mogok jika menerjang banjir. Terlebih lagi jika air sudah masuk ke mesin, pasti kendaraan bakal rusak. Tapi lain halnya dengan delman, alat transportasi tradisional ini tetap mampu menerjang banjir. Seperti saat banjir di Kelapa Gading, Selasa (11/2/2015) kemarin. Para pemilik delman panen rezeki untuk menyeberangkan warga korban banjir. Ongkos yang dipasang pun terbilang cukup mahal, yakni Rp 100 ribu.

3. Montir dadakan

Banjir yang melanda Jakarta juga membawa rejeki bagi para montir. Bengkel-bengkel ramai dikunjungi para pemilik sepeda motor atau mobil yang mogok akibat banjir. Bahkan, beberapa montir ada yang siaga di sekitar daerah banjir menunggu siapa tahu ada kendaraan yang butuh bantuan karena mogok.

4. Tempat parkir dadakan

Daerah Anda aman dari banjir? Mungkin Anda bisa mulai membuka jasa parkir untuk sepeda motor atau mobil. Pasalnya, banyak para pengendara yang terjebak banjir akhirnya memilih menitipkan motor atau mobilnya di tempat parkir yang aman dari banjir. Tentu mereka tidak ingin motor atau mobilnya rusak karena banjir.

5. Perahu atau rakit

Jasa perahu atau rakit ini juga ramai saat ada banjir. Tentunya hal ini akan sangat menolong mereka yang menjadi korban banjir dengan ketinggian hingga 1 meter lebih. Tentunya harus dilengkapi dengan alat pengaman supaya tidak tenggelam jika penumpang jatuh.

Bagaimana? Banjir juga membawa rezeki bukan? Ya, walau pun hanya untuk sebagian orang saja. Jika Anda tidak tega mengambil keuntungan dari para korban banjir, Anda bisa kok meminta imbalan seikhlasnya, jadi tidak perlu mematok harga.

(YG)

Comment di sini