Rabu, 11 Februari 2015, Banjir di Jakarta Surut

by
February 12th, 2015 at 8:35 am

CiriCara.com – Rabu, 11 Februari 2015 pukul 20.07 WIB, sebuah broadcast messenger mampir di layanan blakberry messenger saya. Broadcast messenger itu dikirimkan oleh Pak Sutopo Purwo Nugroho. Pak Sutopo ini adalah Kepala Pusat Data Informasi dan Hubungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam pesannya yang saya terima Rabu malam itu, Pak Sutopo mengabarkan bahwa banjir Jakarta telah surut. Seperti diketahui, sejak Minggu 9 Februari 2015 hingga Rabu 11 Februari 2015, Jakarta dilanda banjir.

banjir

Banjir di Jakarta – Ist

Dalam broadcast messengernya, Pak Sutopo menginformasikan, sebagian besar banjir di Jakarta telah surut. Namun meski surut, kata Sutopo, beberapa wilayah masih tergenang banjir seperti di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Tap genangan yang tersisa tidak tinggi. Pengungsi pun sudah banyak yang pulang.

Pak Sutopo juga mengabarkan, surutnya banjir diikuti oleh tinggi muka air sungai yang normal. Pak Sutopo pun mengutip hasil pantauan dari Pusdalops BPBD DKI Jakarta pada Rabu 11 Februari2015. Menurut Pak Sutopo, berdasarkan hasil pantauan Pusdalops, pukul 18.00 Wib, semua sungai normal (siaga 4) kecuali Kali Angke Hulu yang masih Siaga 3. Dalam broadcast messengernya, Pak Sutopo tak lupa merinci tinggi muka air disemua pos pengamatan.

Di Katulampa, katanya tinggi muka air 40 cm/MT atau siaga 4. Di Depok tinggi muka air 120 cm/MT (siaga 4). Di pos pengamatan Manggarai tinggi muka air 670 cm/T (siaga 4). Lalu Karet tinggi muka air 420 cm/T (siaga 4), di Krukut Hulu tinggi muka 80 cm/MT (siaga 4), di Pesanggrahan tinggi mukaa 85 cm/MT (siaga 4), di Angke Hulu tinggi muka air 210 cm/G(siaga 3), di Cipinang Hulu tinggi muka air 90 cm/MT (siaga 4), di Sunter Hulu tinggi muka air 55 cm/T (siaga 4), di Pulo Gadung tinggi muka air 390 cm/T (siaga 4), di Waduk Pluit tinggi muka air 5 cm/MT dan di Pasar Ikan tinggi muka air 138 cm/T (siaga 4).

Pak Sutopo juga menjelaskan singkatan MT, T dan G. Menurut Pak Sutopo yang dimaksud MT adalah Mendung Tipis. Sementara T adalah Terang. Sedangkan G adalah Gerimis.

Pak Sutopo dalam broadcast messengernya mengungkapkan, berdasarkan pemutakhiran data, selama banjir Jakarta, 8 sampai 10 Februari 2015, total daerah yang terendam banjir adalah 323 RW, 88 kelurahan, 33 kecamatan. Dan masyarakat yang terdampak langsung sebanyak 16.387 KK atau 56.883 jiwa. Total jumlah pengungsi mencapai 14.628 jiwa yang tersebar di 134 lokasi pengungsian. Jumlah ini menurut Pak Sutopo masih dapat bertambah karena pendataan belum semua dikumpulkan. Pak Sutopo juga menerangkan kebutuhan dasar bagi pengungsi mencukupi.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini