Tercatat Ada 567 Media Cetak di Indonesia

by
February 13th, 2015 at 3:24 pm

CiriCara.com – Pasca Soeharto turun, kran kebebasan dibuka lebar-lebar. Imbasnya terasa pula pada kebebasan pers yang selama Orde Baru berkuasa, selalu dibayang-bayangi oleh ancaman pembreidelan. Namun begitu Soeharto lengser, angin segar kebebasan berhembus. Tak ada lagi ‘ancaman breidel’, apalagi ketika Gus Dur jadi Presiden, Departemen Penerangan yang selama ini jadi ‘momok’ bagi pers dibubarkan.

koran

Media Cetak – Ist

Sejak departemen itu dibubarkan, banyak lahir media-media massa baru. Bahkan munculnya media massa baru bak jamur di musim hujan. Surat Ijin Usaha Penerbitan (SIUP), yang selama ini jadi ‘surat sakti’ pemerintah dalam mengontrol pers, dicabut oleh Departemen Penerangan di era Yunus Yosfiah. Maka, setelah SIUP dicabut lantas diikuti dengan pembubaran Departemen Penerangan, kebebasan pers pun yang selama ini terkekang mendapat ruang bebasnya. Media massa pun tumbuh seperti jamur di musim penghujan. Apalagi sesaat setelah Soeharto turun, jumlah media yang lahir saat itu melonjak.

Beragam media lahir, baik dalam format koran, tabloid maupun media online. Dengan berbagai nama, media-media itu menyesaki ruang kebebasan pers. Pemberitaan pun tak lagi ‘takut-takut’. Bahkan, berita bernada gosip, tudingan dan beraroma caci maki seperti tak tabu lagi untuk dikabarkan. Ruang kebebasan pers pun terasa hiruk pikuk dan gaduh. Semua seperti bebas membewarakan. Aib seseorang pun jadi konsumsi berita yang laris manis.

Lalu berapakah jumlah total media massa di Indonesia? Dari hasil rekapitulasi Dewan Pers tahun 2014, jumlah total media cetak yang terbit di Indonesia tercatat 567 media cetak. Rinciannya, 312 media cetak harian, 173 media cetak mingguan dan 82 media cetak bulanan. Jakarta, menjadi provinsi dengan jumlah media cetak terbanyak di Indonesia. Tercatat ada 130 media cetak yang terbit di ibukota dengan rincian 32 media cetak yang terbit harian, 65 media yang terbit mingguan, dan 33 media cetak yang terbit bulanan.

Di posisi dua Jawa Timur, dengan total media cetak sebanyak 63 media. Rinciannya, 22 media cetak harian, 36 media cetak mingguan, dan 6 media cetak bulanan. Berikutnya adalah Sumatera Selatan dengan total jumlah media cetak sebanyak 51 media. Rincian media cetak di Sumatera Selatan adalah 23 media cetak harian, 11 media cetak mingguan, dan 17 media cetak bulanan. Lalu provinsi mana dengan jumlah media cetak paling sedikit? Provinsi dengan jumlah media cetak paling sedikit adalah Sulawesi Barat dan Kalimantan Utara. Di dua provinsi itu, Dewan Pers hanya mencatat ada 1 media cetak cetak. Sulawesi Barat hanya punya 1 media cetak yang terbit harian. Begitu pun dengan provinsi Kalimantan Utara, hanya memiliki 1 koran yang terbit harian.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini