Jenis Batu Akik dengan Harga Menguras Kantong

by
February 16th, 2015 at 8:27 am

CiriCara.com – Batu akik jenis idocrase asal Aceh, tengah jadi primadona dalam dunia batu akik di Indonesia. Harganya naik fantastis, setelah batu tersebut menang dalam ajang Indonesian Gemstone Competition and Exhibition tahun 2013 dan 2014 di Jakarta. Sebelum menang dalam kontes batu akik di Jakarta, batu jenis idocrase asal Aceh itu harga per kilogramnya hanya 400 ribuan. Tapi setelah menang, harganya meroket menjadi 200 juta per kilogram. Begitu menurut berita yang ditulis Kompas edisi Kamis 29 Januari 2015.

batu akik aceh

Batu akik Idocrase – Ist

Mau tahu berapa harga per butirnya? Mengutip berita Kompas, harga satu butir batu akik jenis idocrase asal Aceh tersebut mencapai 50 juta rupiah. Saya saat membacanya sampai terbeliak tak percaya, harga satu butir batu akik sebegitu mahalnya. Bayangkan satu butir harganya bisa sampai 50 juta. Harga yang bisa menguras kantong dan tabungan. Uang 50 juta rupiah, bila dibelanjakan bisa dapat 1 unit mobil second.

Batu jenis idocrase dianggap istimewa karena keindahannya. Batu jenis ini, punya keragaman warna. Batu idocrase ini juga adalah salah satu batu akik terkuat. Kekerasannya mencapai 7-7,5 skala mosh.

Lalu batu akik jenis apalagi yang harganya bisa menguras kantong? Tentang ini saya dapat cerita dari Mas Heri Sukoyo, seorang supir bajaj penggemar berat batu akik. Kata Mas Heri Sukoyo, batu akik jenis kecubung asal Kalimantan Tengah, harganya cukup mahal. Batu ini kata dia punya daya tarik dari warnaa yang dimilikinya yakni berwarna ungu, biru laut, hitam dan putih.

Harga satu butir batu kecubung kata Mas Heri Sukoyo, ada yang 10 juta rupiah. Tapi ada juga yang harganya 15 juta per butir. Apalagi kata Mas Heri, bila si pedagang berhasil meyakinkan si pembeli dengan membumbui dengan kisah-kisah mistis dari batu kecubung itu. Harganya bisa naik lagi.

Namun memang, batu akik tengah digandrungi. Bahkan jadi lahan bisnis yang menggiurkan. Keuntungan yang didapat dari usaha jual beli batu akik bisa berlipat-lipat. Karena saking gandrung, sampai ada orang yang tak peduli berapa pun harganya. Harga yang tak masuk akal pun diabaikan, demi dapat batu incaran. Maka, lahirlah para pengusaha batu akik yang ‘kaya dadakan’. Mereka menangguk laba dari booming batu akik di Indonesia. Bacan, kecubung, kalimaya, pancawarna, sungai dareh, kini banyak dibincangkan. Sampai anak SD pun, kini fasih bicara batu akik.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini