11 Keunikan dari Novel

by
February 17th, 2015 at 2:07 pm

CiriCara.com – Karya novel merupakan fiksi prosa yang ditulis secara narasi dan biasanya dalam bentuk cerita. Penulis cerita novel dinamakan novelis, kata novel sendiri berasal dari bahasa Itali Novella yang berarti sebuah kisah atau sepotong berita.

novel

Novel – Ist

Novel sendiri mempunyai jumlah kata 40.000 lebih kata, dan lebih kompleks dibanding cerita pendek (cerpen) dan tidak dibatasi dengan keterbatasan structural dan metrical berupa sandiwara atau sajak. Pada umumnya novel itu menceritakan tentang tokoh-tokoh, atau karakteristik serta kelakukan mereka dalam kehidupan keseharian yang terkadang menitik beratkan pada sisi-sisi sesuatu yang tak lazim, aneh dari naratif tersebut.

Novel hakikinya adalah sastra dan merupakan ciptaan dari sebuah kreatifitas penulisnya. Novel sebagai karya sastra adalah sebuah media yang mendayagunakan bahasa yang digunakan untuk mengungkapkan tentang sisi kehidupan manusia, oleh karenanya novel berisi tentang permasalahan-permasalahan yang melingkupi sepak terjang manusia. Dan kemunculan-kemunculan karya sastra ini sebagai kelahiran dari latar belakang adanya motivasi dasar manusia untuk mengungkapkan eksistensi dirinya.

Pada sebuah novel juga terdapat keunikan-keunikan tersendiri seperti:

  1. Mempunyai unsur intrinsik dan ekstrinsik, berupa tema, setting dan sudut pandang
  2. Menceritakan tentang kehidupan manusia
  3. Mengarahkan oleh penulis kepada pembaca kepada gambaran-gambaran kehidupan.
  4. Memiliki banyak tokoh-tokoh atau pelaku-pelaku sekaligus banyak karakter-karakternya.
  5. Berdurasi panjang dan sangat kompleks dalam penyajiannya.
  6. Novel mempunyai dua alur yaitu progresif (apabila peristiwanya bergerak secara bertahap berdasarkan urutan kronologisnya) sedangkan alur mundur (yaitu terjadi apabila ada hubungannya dengan kejadian yang sedang berlangsung)
  7. Memiliki penokohan yang menggambarkan karakter untuk pelaku, dan pelaku dapat diidentifikasikan dengan cara bertindak, ciri fisik, dan lingkungan tepat tinggal.
  8. Memiliki gaya bahasa yang dominan
  9. Biasanya isi cerita novel disampaikan dengan gaya emosional tujuannya adalah untuk meruntuhkan mata pembaca.
  10. Bahasa yang digunakan pada novel digunakan secara aktual dan biasa digunakan dikalangan pergaulan muda-mudi kontemporer, dengan gaya bahasa serta dialek yang aneh-aneh (bahasa prokem).
  11. Isi novel disajikan atau ditulis untuk konsumsi masyarakat umum sehingga pengarang rata-rata lebih tunduk pada hukum cerita konvensionalisme, sehingga sangat jarang adanya suatu pembaharuan pada novel-novel pada umumnya.

Penulis: MasArif

Comment di sini