Rekor MURI, dari Batik Hingga Manasik Umroh

by
February 17th, 2015 at 9:55 am

CiriCara.com – Mengutip penjelasan yang termuat dalam situs www.muri.org, situs resmi Museum Rekor Indonesia yang sekarang telah berubah nama menjadi Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), lembaga ini didirikan pada tahun 1990. Statusnya adalah sebagai sebuah lembaga swadaya masyarakat. Disebut dalam situs tersebut tujuan dari didirikannya MURI. Museum rekor Indonesia di dirikan untuk menghimpun data dan menganugerahkan penghargaan terhadap prestasi superlatif karsa dan karya bangsa Indonesia demi menegakkan pilar-pilar semangat kebanggaan nasional mengajak bangsa Indonesia mau dan mampu menghargai karsa dan karya superlatif warga bangsa Indonesia sendiri.

rekor membatik

Rekor membatik terpanjang – RRI.co.id

Menurut keterangan yang dimuat situs Wikipedia.org, MURI didirikan tepatnya pada 27 Januari 1990. Kantor MURI terletak di Jalan Perintis Kemerdekaan 275, Semarang Semarang, Jawa Tengah. Pendiri MURI adalah Jaya Suprana bos PT Jamu Jago sebuah perusahaan jamu besar di Indonesia. Mengutip Wikipedia.org, hingga Juli 2005, MURI telah mencatat lebih dari 1.200 rekor. Pada 14 Agustus 2005, MURI berubah kepanjangan, dari semula bernama Museum Rekor Indonesia menjadi Museum Rekor Dunia Indonesia.

Minggu sore, 15 Februari 2015, saya membaca sebuah iklan satu halaman yang dimuat di Koran Kompas edisi Kamis 29 Januari 2015. Iklan satu halaman itu saya baca tak sengaja saat sedang membereskan tumpukan majalah dan koran. Pemasang iklan adalah MURI. Iklan tersebut dipasang MURI dalam rangka peringatan 25 tahun didirikannya museum rekor tersebut. Di iklan tersebut ikut disertakan daftar rekor-rekor yang telah dicatat MURI.

Berikut rekor-rekor yang saya baca di iklan 25 tahun MURI. Ada rekor batik corak baru hasil pengembangan logo perusahaan dengan rekoris PT Tower Bersama Insfrastructure Tbk. Lalu ada rekor parade tari di Mall dengan penari terbanyak. Pemecah rekor PT Djarum. Kemudian ada rekor penciptaan investor terbanyak melalui satu program yang dipecahkan PT Bursa Efek Indonesia.

Rekor lainnya, ganti oli matic serentak di 8 kota dengan jumlah terbanyak yang dibuat YPT Federal Karyatama, rekor senam jantung sehat secara serentak di 19 provinsi oleh peserta terbanyak (65.000 peserta) yang dipecahkan Yayasan Jantung Indonesia dan rekor pameran batik terbanyak karya siswa dengan rekoris siswa-siswi Santo Aloysius Bandung. Yayasan Jantung Sehat juga dapat rekor MURI lewat lompat tali jantung sehat secara serentak di 19 provinsi dengan 7.050 peserta.

Beberapa kabupaten juga tercatat dapat rekor MURI. Kabupaten Ngawi misalnya dapat rekor MURI lewat hajatan pagelaran wayang kulit serentak di tempat terbanyak. Sementara Kabupaten Gayo Lues mencatatkan rekor lewat tari saman oleh peserta terbanyak. Kabupaten Ngawi selain dapat rekor MURI lewat pagelaran wayang kulit, juga mendapat rekor MURI melaui tari Orek-Orek dengan peserta terbanyak. Acara makan Campor oleh peserta terbanyak yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sumenep, berhasil menggondol rekor MURI.

Sementara Ivone Regina Pangestu diberi rekor MURI karena dianggap orang dengan usia termuda yang berkunjung ke 60 negara. PT Telview Technology juga dapat rekor MURI untuk sirine alarm terbesar di Indonesia. Sedangkan PT ICI Paints Indonesia mendapat rekor MURI lewat kegiatan mengecat serentak oleh peserta terbanyak. Perusahaan lainnya yang mendapat rekor MURI adalah PT First Anugerah Karya Wisata yang memecah rekor manasik umroh dengan peserta terbanyak. Rekor lainnya, replika grand piano klasik terbesar berbahan coklat yang dibuat Halmahera Music School dan rekor penggunaan masker wajah berbahan alami dengan peserta terbanyak yang dipecahkan oleh Larissa Aesthetic Centre.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini