3 Kebutuhan Korban Banjir yang Jarang Terpikirkan

by
February 18th, 2015 at 11:02 am

CiriCara.com – Banjir telah merendam banyak tempat tinggal. Curah hujan yang kerap tinggi memungkinkan air terus naik. Luapan tersebut memutus akses dalam memenuhi kebutuhan dasar. Selain itu, bencana ini juga menimbulkan resiko terseret arus. Kalau sudah begini, penduduk harus mengungsi.

korban banjir

Korban banjir – Ist

Banyak dari kita yang berpikir untuk menyumbang uang, pakaian, atau makanan dan minuman. Pada awal evakuasi, barang-barang ini memang dibutuhkan. Beberapa hari setelahnya, jumlah barang tersebut bisa berlebihan sementara kebutuhan akan jenis barang lain malah kurang. Karena itu, kamu perlu lebih jeli dalam menentukan bantuan.

Kebutuhan Sehari-hari

Kamu bisa bercermin dari kebiasaan harian. Pada pagi dan sore, seseorang perlu mandi sehingga para pengungsi juga butuh sikat dan pasta gigi, sabun, serta shampo. Jangan lupa handuknya. Jika akses air di pengungsian termasuk sulit, kamu bisa menyumbang tisu basah dan kering untuk keperluan sanitasi. Perempuan memiliki kebutuhan khusus, yaitu pembalut.

Pakaian dalam lebih penting daripada pakaian luar. Untuk jenis ini, sebaiknya kamu memberikan barang yang baru. Ini karena pakaian tersebut rentan terhadap penyebaran penyakit. Kamu juga bisa memilih pakaian dalam sekali pakai yang banyak dijual di pasaran. Jumlah ini sangat mungkin terbatas sehingga panty liner jadi alternatif lainnya.

Popok termasuk barang penting. Tidak hanya untuk bayi, barang ini juga bermanfaat bagi manula yang lemah secara fisik. Kelompok usia tersebut juga perlu selimut atau sarung.

Obat-obatan

Banyak berita yang melaporkan kurangnya pasokan obat-obatan. Kebutuhan ini tergolong darurat mengingat banjir sering kali menyebabkan berbagai penyakit kulit, diare, demam, hingga infeksi saluran nafas. Imbangi sumbangan dengan pasokan minyak kayu putih, obat flu, penurun panas, salep, bedak gatal, obat diare, dan lain-lain. Jangan lupa juga upaya pencegahan seperti lotion antinyamuk dan vitamin.

Hiburan

Kalau belum bisa datang langsung ke tempat evakuasi, kamu bisa mengirim perangkat hiburan. Tidak perlu muluk, buku-buku bergambar bisa jadi yang menarik sekaligus edukatif untuk anak-anak. Sertakan juga pensil warna dan kertas kosong. Kamu juga bisa mengirimkan boneka jari atau tangan untuk bayi.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini