Apa itu Notaris?

by
February 20th, 2015 at 10:23 am

CiriCara.com – Zaman Roma Kuno pada abad 2-3, Scribae, Tabellius atau Notarius dan istilah sekarangnya adalah Notaris, pada masa itu merupakan golongan atau grup yang terdiri dari orang-orang yang mencatat pidato. Nama notaris yang kemudian menjadi kepangkatan dari sebagian golongan orang yang menulis cepat atau stenographer. Dan notaris merupakan salah satu profesi hokum tertua di dunia saat ini.

notaris

Notaris – Ist

Jabatan notaris tidak ditempatkan di lembaga eksekutif, legislatif atau yudikatif, akan tetapi profesi notaris ini merupakan jabatan yang netral sehingga jabatan tersebut ditempatkan pada ketiga lembaga tersebut. Dengan kenetralannya maka diharapkan dapat memberikan penyuluhan hokum terhadap klienya, tetapi tidak boleh memihak klienya, karena tugas notaris hanyalah mencegah terjadinya suata masalah.

Menurut jenisnya notaris dibedakan menjadi dua ciri,

  1. Notaris Civil Law. Notaris jenis ini adalah lembaga notariat, berasal dari Italia Utara dan Indonesia menganut jenis ini, ciri-cirinya adalah dia diangkat oleh penguasa dan mempunyai kewenangan untuk melayani kepentingan publik dan mendapatkan honor dari publik juga.
  2. Notaris Common Law. Notaris jenis ini merupakan lembaga yang berasal dari negara Inggris dan Skandinavia, jenis notaris ini tidak diangkat oleh pejabat penguasa.

Notaris yang pertama kali diangkat di Jakarta-Indonesia adalah Melchior Kelchem pada tahun 27 Agustus 1620, yang selanjutnya secara berturut-turut diangkat para pejabat yang kebanyakan dari keturunan Belanda dan timur asing lainnya. Dan pada tanggal 26 Januari 1860 diterbitkannya peraturan Notaris Regelement yang kemudian dikenal sebagai Peraturan Jabatan Notaris, peraturan ini terdari dari 66 pasal, dan peraturan ini masih berlaku hingga diundanganya undang-undang 30 tahun 2004 tentang jabatan notaris.

Dan setelah kemerdekaan Indoensia tahun 1945, terjadi kekosongan jabatan notaris, dikarenakan mereka mudik ke Belanda, dan untuk mengisi kekosongan ini pemerintah Indonesia menyelenggarakan kursus-kursus bagi warganya yang mempunyai pengalaman di bidang hukum. Selanjutnya sekitar tahun 1954, diadakanlah kursus independent di Universitas Indonesia yang dilanjutkan dengan kursus notariat di fakultas hukum di universitas yang sama sampai dengan tahun 1970 diadakan program studi spesialis notariat.

Sehingga pada tahun 2000 dikeluarkanlah sebuah peraturan pemerintah nomor 60 yang memperbolehkan diselenggarakannya spesialis notariat. Yang pada akhirnya bahwa peraturan pemerintah tersebut membolehkan membuka program studi spesialis notaries menjadi program magister.

Penulis: MasArif

Comment di sini