Berita Kriminal Unik dan Lucu di Indonesia

by
February 20th, 2015 at 8:33 am

CiriCara.com – Tengah malam telah lewat. Waktu sudah memasuki hari Rabu dini hari, 18 Februari 2015, saat saya mampir ke pos satpam di komplek perumahan saya. Terlihat Pak Azis, salah satu Satpam yang sedang berjaga di pos. Niat saya mampir ke pos awalnya hendak memberikan makanan kecil, sekedar cemilan menemani satpam berjaga.

penodongan motor

Perampasan sepeda motor – Ist

Tapi setelah memberi cemilan, saya putuskan mengobrol sebentar dalam pos, menanyakan perkembangan situasi sekitar perumahan selama saya bekerja. Maklum sedang musim ‘begal’ informasi keamanan jadi informasi penting. Dalam pos, televisi sedang menyala. Ngobrol pun akhirnya sambil menonton teve. Saat yang tayang di layar kaca, program Topik Malam di Antv, salah satu stasiun milik Pak Aburizal Bakrie yang juga pemilik TV One, salah satu stasiun televisi berita di Indonesia.

Di antara berita-berita yang ditayangkan dalam program Topik Malam itu, ada salah satu berita yang menurut saya menarik dan unik. Berita yang unik dan menarik itu adalah berita kriminal. Begini, isi berita kriminal yang disiarkan Antv tersebut. Diceritakan di daerah Matraman, Jakarta Pusat telah terjadi aksi main hakim sendiri yang di lakukan sekelompok warga. Seorang laki-laki bonyok atau babak belur dipukuli warga. Di layar kaca pun tampak seorang laki-laki yang sedang dikerumunin warga. Tampak pula dua orang polisi coba melerai amarah warga.

Menurut pembawa acara berita, lelaki yang babak belur itu dipukuli warga karena disangka hendak mencuri mobil. Panik diteriakin maling, si lelaki hendak kabur. Tapi karena macet, ia sempat menambrak mobil bok, yang membuat ia terpojok bersama mobilnya. Si lelaki itu pun digeret keluar dari mobilnya, lalu dipukuli. Meski berkali-kali ia membantah mencuri mobil, tetap saja bertubi-tubi dapat bogem mentah dan tendangan. Si lelaki mengaku, mobil itu miliknya sendiri. Untungnya datang petugas kepolisian.

Dia pun segera diselamatkan ke kantor polisi terdekat. Mobil yang disangka hendak di curi lelaki itu pun ikut dibawa ke kantor polisi. Baru di kantor polisi, masalah terang benderang. Mobil itu ternyata benar-benar milik si lelaki itu. Nama di STNK dengan nama yang tertera di KTP si lelaki itu memang sama. Nama sama, alamat pun sama. Si lelaki itu juga bukan sedang bertransaksi narkoba, apalagi hendak mencuri mobil. Karena mobil yang dibawanya adalah miliknya sendiri. Tapi karena panik diteriakin maling mobil, ia mengaku panik, lantas kabur. Naas ia tak bisa lepas hingga kemudian di pukulin oleh warga yang mengejarnya. Melihat berita itu, saya hanya tersenyum. Antara kasihan dan lucu bercampur aduk. Laki-laki itu memang benar-benar apes, bonyok karena dituduh mencuri, padahal barang yang dituduh hendak dicurinya adalah milik dia sendiri. Apes benar nasibnya.

Namun berita unik tak hanya berita tentang lelaki di Matraman Jakarta Pusat. Masih dari program Topik Malam, diberitakan juga berita unik lainnya. Beritanya tentang peristiwa pembegalan motor disertai dengan perampasan barang-barang berharga si pemilik motor yang terjadi di Probolinggo. Diceritakan oleh si pembawa acara berita, seorang perempuan di Probolinggo telah mengalami aksi penghadangan. Ia di hadang seorang lelaki di tengah jalan. Uang dan barang berharganya di rampas. Motornya pun diambil. Si perempuan itu segera melapor ke polisi. Dan menceritakan kronologis aksi perampasan yang dialaminya disertai ciri-ciri si pelaku.

Polisi pun bergerak cepat memburu si pelaku. Tak memerlukan waktu lama, polisi berhasil membekuk si pelaku. Ternyata pelakunya adalah suami si wanita itu sendiri. Si korban juga kaget begitu tahu yang jadi penjahatnya adalah suaminya sendiri. Ternyata si wanita yang dirampas motornya itu, adalah istri muda dari si pelaku perampasan. Si wanita yang jadi korban, begitu tahu pelakunya adalah suaminya sendiri, ia pun mencabut laporannya. Tapi polisi tetap memprosesnya, karena menganggap itu adalah aksi kejahatan. Entah apa motif si pelaku merampas motor istrinya. Karena si pembawa acara berita, tak membeberkan lebih lanjut. Saya pun tersenyum dan merasa lucu, setelah melihat tayangan tersebut.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini