Dari Tahun ke Tahun, Intensitas Banjir Terus Meningkat

by
February 20th, 2015 at 1:39 pm

CiriCara.com – Banjir dan longsor, ibarat dua muka dalam sekeping mata uang. Keduanya tak terpisahkan, saling terkait. Musim hujan tiba, banjir dan longsor pun mengancam. Apalagi, banyak daerah di Indonesia yang masuk kategori daerah rawan banjir dan longsor. Di tambah, akibat pemanasan global intensitas hujan kian tinggi. Intensitas hujan ekstrim meningkat.

bnpb

BNPB – Ist

Dan, Indonesia merasakan itu. Tiap musim penghujan tiba, banyak daerah yang terendam banjir. Musim hujan tiba peristiwa longsor pun terjadi dimana-mana. Ini mestinya jadi perhatian serius para pemangku kebijakan di negeri ini, baik itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Kebijakan mitigasi bencana mutlak diperlukan. Dari sisi anggaran pun, dana untuk bidang bencana mesti memadai. Sehingga, ada kesiapan baik dari sisi anggaran, kebijakan maupun operasional teknis, mengantisipasi potensi ancaman bencana.

Namun memang jika mencermati jejak peristiwa bencana, terutama banjir dan longsor, intensitasnya kian meningkat. Kecenderunganya dari tahun ke tahun, intensitas peristiwa banjir dan longsor meningkat. Mengutip data yang dilansir Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), intensitas bencana banjir dan longsor di Indonesia, dari tahun ke tahun menunjukan peningkatan.

Pada tahun 2003 misalnya, BNPB mencatatkan ada 266 kejadian banjir dan longsor di seluruh Indonesia. Jumlah kejadian banjir dan longsor, melonjak tajam pada tahun 2013. Di 2013, badan penanggulangan bencana mencatat ada 822 kejadian banjir dan longsor. Badan penanggulangan bencana juga menyimpulkan dalam 11 tahun terakhir, bencana banjir dan longsor kecenderungannya meningkat. Peristiwa banjir dan longsor paling banyak terjadi pada tahun 2010. Pada tahun tersebut tercatat ada  1.433 kejadian banjir dan lonsor.

Badan penanggulangan bencana juga mengungkapkan, dalam rentang waktu dari tahun 2003 sampai 2013, total peristiwa banjir dan longsor yang terjadi di Indonesia mencapai 6.288 kejadian atau 572 per tahunnya. Dari sisi dampak pun tak main-main. Badan penanggulangan bencana mencatat dalam rentang 2003-2013, total korban meninggal akibat banjir dan longsor mencapai 5.650 jiwa. Atau jika dirata-rata, korban meninggal akibat banjir dan longsor tiap tahunnya sebanyak 514 jiwa. Data lainnya yang dilansir BNPB terkait banjir dan longsor, sebanyk 1,5 juta jiwa terpaksa mengungsi dan menderita.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini