Pernikahan Bahagia dan Tragis di Tengah Banjir

by
February 20th, 2015 at 9:03 am

CiriCara.com – Cinta memang buta termasuk pada bencana. Banjir tidak menjadi penghalang beberapa insan untuk mengikat janji di hadapan Tuhan. Tak sedikit pasangan yang nekat menggelar resepsi di tengah luapan air. Peristiwa itu kerap membuahkan bahagia namun ada juga yang berakhir dengan duka.

Berikut berbagai cerita pernikahan di kala banjir menerjang.

Mandi-mandi Banjir

banjir

Penikahan di tengah banjir – Ist

Bayu dan Fina tidak patah arang saat bencana mengancam pesta pernikahannya. Pasangan Nanang-Galuh Provinsi Kalimantan Selatan ini tetap menjalankan prosesi adat dan resepsi meski air menggenang hingga lutut. Usai mandi-mandi atau siraman, mereka diarak dengan perahu karet. Pernikahan ini digelar pada Januari lalu.

Cinta di Atas Perahu Karet

banjir

Faturahman dan Retno Anjani memakai perahu karet – Ist

Desember 2013, Faturahman dan Retno Anjani mengikat janji. Di atas air setinggi satu meter, Sang Arjuna menjemput mempelai wanitanya dengan perahu karet. Mereka pun ijab-sah di hadapan penghulu lalu menggelar resepsi di Gedung Serba Guna Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar.

Akhir Cinta Monyet

banjir

Tri terpaksa digendong agar tidak basah terkena banjir – Ist

Setelah 12 tahun pacaran, hubungan Idi dan Tri akhirnya resmi secara dramatis. Pasangan yang sudah menjalin cinta sejak SD ini menggelar pesta pada Januari 2014 di tepi Sungai Angke, Jakarta. Pernikahan mereka tetap meriah dengan tenda dan musik dangdut. Untuk mencapai pelaminannya, mempelai perempuan terpaksa digendong. Iring-iring hantaran juga rela terendam hingga paha.

Comment di sini