Apa itu Bumerang?

by
February 23rd, 2015 at 9:04 am

CiriCara.com – Bumerang merupakan senjata khas yang dimiliki oleh suku Aborigin dari Australia, senjata khas ini sangat unik, ringan. Bumerang digunakan oleh suku ini untuk berburu masa lampau. Sejak kecil orang-orang Aborigin dilatih berburu dengan menggunakan senjata khas yang terbuat dari kayu yang kemudian dibuat logam yang ujungnya tumpul, dan ada yang berujung tajam dan ini memperlukan latihan yang intensif.

bumerang

Bumerang – Ist

Asal-muasal Bumerang dari istilah “bou-mar-rang” yang dicetuskan pertama kali di tahun 1822 yang diadopsi dari bahasa Dharuk oleh orang Turuwul yang berasal dari sungai George dekat Port Jackson, New South Wales Australia, ada nama lain selain Bumerang ini misalnya di Pulau North Stradbroke orang Geonpul menyebutnya sebagai “Barragun” dan di Pulau Fraser orang Butchulla menyebutnya dengan “Barcan”. Tetapi pada intinya sebutan-sebutan itu mempunyai fungsi yang sama.  Gerakan Bumerang merupakan kombinasi dari translasi dan putaran rotasi yang mirip baling-baling helicopter.

Bumerang pada umumnya mempunyai bentuk dan ukuran yang berbeda-beda, ada yang berbentuk melengkung dan yang lain mempunyai kait atau kapak pipih pada salah satu ujungnya. Sebagian besar bumerang tersebut hanya digunakan untuk berburu dan berperang karena dirancang hanya sekali lempar dalam sekali perjalanan.

Adapun jenis bumerang yang bila dilempar dan bisa balik lagi adalah jenis bumerang memiliki bentuk khas seperti kait dan memiliki panjang sekitar 30-75 sentimeter dan berbentuk seperti kurva. Sayap bumerang sedikit memutar untuk menghasilkan aeorodinamis agar bisa terbang balik. Bentuk aerofoilnya mendatar pada permukaan bawahnya, sedangkan pada bagian atasnya melengkung, sehingga membantu dalam efek terbangnya.

Cara membuat bumerang

Secara tradisional bumerang dibikin oleh kaum laki-laku dengan pembentukannya dengan cermat yang terbuat dari akar atau cabang pilihan dengan mempunyai bentuk dan serat yang sesuai, kenapa berserat? Karena meminimalisir terjadinya patah saat menyentuh tanah. Akar atau cabang dipotong-potong dari pohon atau semak biasanya jenis Gigdea, Mulga, Mangrove atau Cemara yang kemudian diukir lebih lanjut kedalam bentukannya. Bisa juga dipanaskan atau dibuat menjadi lembab agar kayunya menjadi lebih kenyal kemudian dibengkokkan dan terakhir dibentuk sebelum dihaluskan, dipoles, diamplas kemudian dihiasi sesuai selera.

Ornament-ornament yang terdapat pada bumerang diukir sedemikian rupa. Biasanya gambar-gambar pada bumerang hiasan kekhasan suku, yang merupakan sebagai bukti identitas mereka. Dan pada saat upacara adat tertentu, bumerang sering ditampilkan sebagai pembuka upacara adat tersebut.

Cara melempar bumerang

Melempar bumerang-balik membutuhkan keterampilan dan latihan yang terus-menerus dan tempat untuk latihan melempar bumerang ini setidaknya dibutuhkan ruang yang terbuka setidaknya 50 meter ke segala penjuru, sebagian besar bumerang akan kembali ke  awal titik pelemparan atau ke tempat yang sama jika terdapat hembusan angin yang memadai. Untuk pelempar dengan menggunakan tangan kanan, maka si pelempar berdiri mengadap angin, jika melempar dari arah kanan dan tangkapan pada sisi kirinya. Bumerang bekerja dengan baik jika dilemparkan sekitar 50 derajat selsius dari hembusan angin darn 10 derajat di atas tanah.  Ini berarti bumerang dilempar setinggi mata kita ke arah puncak pepohonan.

Pelemparan bumerang harus vertical dengan beberapa putaran, jangan biarkan bumerang dilepaskan begitu saja, gunakan pelemparan saat servis pada tenis. Biarkan bumerang bergerak dengan sendirinya setelah dilepaskan dari pegangan kita, daripada membiarkanya terlepas. Memang membutuhkan latihan dan praktek secara langsung dalam pelemparan bumerang ini.

Penulis: MasArif

Comment di sini