2 Jejak Upacara Suci Suku Aborigin

by
February 24th, 2015 at 2:02 pm

CiriCara.com – Aborigin merupakan suku asli di Benua Australia. Kata tersebut mengandung arti “dari awal” dan merujuk pada penduduk awal. Suku tersebut bersal dari India yang mengarungi Samudera Hindia sampai ke belahan selatan Bumi. Nama Aborigin sangat mendunia, begitu juga dengan senjata tradisionalnya, Bumerang. Suku tersebut pernah disebut dalam salah satu lagu anak Indonesia. Bumerang juga kita kenal dari film atau kartun.

Terry Hie Hie Aboriginal

Terry Hie Hie Aboriginal – Ist

Nah, bagi Anda yang melancong ke Australia, rugi kalau belum menyusuri sejarah Aborigin, apalagi melihat tempat upacara sucinya. Selain berwisata sejarah, Anda juga bisa menikmati pemandangan alam sekitar.

Terry Hie Hie Aboriginal Area

Kawasan ini dibangun pada tahun 2005 dan menyimpan berbagai peninggalan penduduk asli Negeri Kanguru. Penasaran? Pergi saja ke Four South Road, Terry Hie Hie di New South Wales.

Memasuki wilayah ini, pengunjung akan disuguhi suasana yang nyaman. Padang rumput dan hutan rindang di dalamnya cocok jadi tempat untuk menyegarkan pikiran. Suara-suara burung akan memanjakan telinga dan suasana hati. Berbagai jenis burung seperti Little Lorikeet dapat Anda temui di kawasan alam ini. Hati-hati dalam mengitarinya karena langkah Anda bisa saja terhenti oleh pemandangan Walabi. Sesekali, tengoklah ke atas, siapa tahu Koala sedang menampakkan dirinya.

Sembari berjalan, Anda akan melihat berbagai artefak Suku Aborigin. Asal tahu saja, terdapat 240 kapak kuno yang pernah digunakan oleh pribumi Australia ini. Jelilah saat mengitari kawasan tersebut karena terdapat pepohonan dengan ukiran simbol-simbol masa lampau.

Sesi utama ialah menemukan Bora, yaitu peralatan suci yang digunakan untuk upacara pengukuhan lelaki. Pengunjung juga bisa mengetahui bagaimana makam Suku Aborigin.

Situs Bora Ring

Ini bukanlah situs yang sama dengan Terry Hie Hie Aboriginal Area. Lokasinya di Wyrallah Road, Tueki, Tueki, juga di New South Wales. Wilayah ini menyajikan peninggalan upacara suku Aborigin pada masa lampau.

Pada awalnya, kata Bora berarti ikat pinggang laki-laki. Istilah ini kemudian melekat pada lingkaran yang digunakan untuk upacara sakral. Ritual tersebut dilakukan untuk menjadikan anak laki-laki sebagai laki-laki. Prosesi itu dijalankan hingga tahun 1800.

Borang Ring bisa terdiri dari dua hingga tiga cincin. Terdapat jalan yang mempertemukan lingkaran yang satu dengan yang lainnya. Dulu, wanita tidak boleh masuk ke Bora saat upacara berlangsung. Konon, prosesi ini juga disertai dengan menyunat, memotong jari, dan mencabut gigi.

Memasuki tempat ini, Anda bisa belajar otodidak. Hal tersebut karena objek wisata sudah dilengkapi dengan papan informasi. Meminta bantuan pemandu juga merupakan pilihan yang baik agar Anda mengetahui sejarah situs ini lebih dalam.

Comment di sini