2 Museum Sejarah Aborigin

by
February 26th, 2015 at 2:38 pm

CiriCara.com – Mungkin Anda tidak sempat mengelilingi seluruh jejak Suku Aborigin. Jangan berkecil hati karena Anda masih bisa melihat situs dari berbagai tempat di dua museum. Objek wisata sejarah ini menawarkan berbagai pengalaman menarik untuk Anda baik untuk kepentingan hiburan, pendidikan, maupun penelitian. Berikut ulasannya.

aboriginal heritage museum

Aboriginal Heritage Museum – Ist

Museum Sejarah Aborigin

Berangkatlah ke Sailors Bay Road di Sydney Utara. Pemerintah setempat telah menggali benda-benda bersejarah dari titik-titik kebudayaan penduduk awal Australia. Penemuan seperti tengkorak dari jutaan tahun yang lalu dapat Anda lihat di Museum Sejarah Aborigin. Beberapa di antaranya ialah Homo Neanderthalensis yang hidup pada 35.000 tahun yang lalu. Selain itu, juga ada Australopitheucs yang hidup pada 4 juta tahun yang lalu.

Banyak peralatan suku asli Australia yang disuguhkan kepada wisatawan. Berbagai artefak dan koin-koin menunjukkan kepada kita bagaimana aktivitas ekonomi Negeri Kanguru pada masa lampau. Anda bisa meneropong bagaimana situs Aborigin lainnya melalui foto-foto. Pengunjung tidak akan bosan dengan media-media yang disajikan. Tidak hanya barang-barang pamer, museum ini juga menyajikan sarana interaktif.

Asal tahu saja, memasuki gedung ini, Anda tidak tidak perlu membayar. Nah, kapan lagi berlibur sambil memperluas wawasan gratis di Negeri Wool?

Korrie Heritage Trust

Ada lagi museum Aborigin di King Street, Cnr Little Lonsdale Street, Melbourne, Victoria. Gedung yang dibangun pada tahun 1985 ini juga menyajikan berbagai peninggalan Suku Aborigin. Bedanya, koleksi objek wisata sejarah tersebut lebih lengkap.

Seperti pada Museum Sejarah Aborigin, Anda dapat menengok berbagai situs melalui foto. Tidak tanggung-tanggung, Korrie Heritage Trust menyajikan 48.000 foto jejak kebudayaan Aborigin. Anda juga bisa puas melihat 2.700 artefak. Sebagiannya merupakan barang komersil seperti temuan Alex Mongta beserta rekannya, Peter.

Ada 900 karya seni Suku Aborigin yang ditampilkan. Angka tersebut merliputi kerajinan dan lukisan dimana Suku Aborigin terkenal dengan anyaman dan seni rupanya. Jika ingin membeli beberapa karya, Anda bisa mengunjungi area belanja. Banyak keranjang khas yang diperjual-belikan seperti buatan Emma Karpany dan Connie Hart. Ada juga berbagai pernak-pernik khas Aborigin rancangan Sonja Hodge dan Maree Clarke.

Museum yang pernah meraih penghargaan Hall of Status of Fame pada tahun 2007 ini tidak hanya sebagai sarana hiburan tetapi juga penelitian. Museum tersebut menyimpan 6.000 buku dan dokumen penting. Koleksinya bahkan mencakup naskah yang ditulis pada tahun 1800-an. Pengelola setempat juga menyajikan sarana belajar yang menarik melalui pameran interaktif. Tidak cukup sampai di situ, lembaga tersebut juga menawarkan pelatihan dan lokakarya.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini