Apa itu Ebola?

by
February 26th, 2015 at 2:06 pm

CiriCara.comVirus ebola kini telah jadi ‘hantu’ yang menakutkan dunia. Bagaimana tidak, virus yang bernam lengkap ebola virus disease (EVD) telah banyak merenggut korban jiwa dengan kecepatan penyebaran yang makin mematikan. Apa sebenarnya itu ebola?

virus mers di arab saudi

Ilustrasi virus MERS – Ist

Mengutip berita yang dimuat Koran Kompas edisi Senin 2 Februari 2015, virus mematikan ini dinamai ebola karena mengambil nama dari lokasi penemuan pertama virus tersebut yakni di dekat Sungai Ebola di Yambuku, Kongo. Pada tahun 1976, virus ini mulai ramai dikenal pertama kali.Virus dilaporkan mulai menjangkiti di Nzara Sudan dan Yambuku, Kongo.

Dalam berita itu juga dijelaskan, bahwa kelelawar pemakan buah dari keluarga Pteropodidae dianggap sebagai inang alami pembawa virus. Jadi, kelelawar menjadi reservoir alami virus Ebola. Di berita Kompas juga diceritakan kisah tentang meninggalnya seorang anak berusia 18 bulan di Distrik Gueckedou yang dihuni 31 keluarga. Distrik itu berbatasan dengan hutan. Tapi karena terjadi deforestasi,banyak satwa liar mencari habitat baru, salah satunya ‘menyerbu’pemukiman. Satwa liar yang mencari habitat baru itu salah satunya adalah kelelawar.

Nah si anak itu sebelum meninggal dilaporkan bermain di pohon berongga yang dihuni kelelawar. Setelah si anak meninggal, keluarga yang merawat dan menghadiri pemakaman si anak, kemudian ikut terjangkiti. Satu persatu jatuh sakit dengan gejala demam tinggi. Satu persatu mereka kemudian meninggal.

Di berita itu pula, disebutkan bahwa ada 5 spesies virus ebola. Dari lima spesies itu, tiga diantaranya berbahaya. Tiga spesies virus ebola yang sangat berbahaya adalah Bundibugyo Ebola Virus (BDBV), Zaire Ebola Virus (EBOV) dan Sudan Ebola Virus (SUDV). Tiga spesies virus ebola ini langsung menyerang manusia, berlokasi di Afrika, dan angka kematian tinggi.

Dua spesies virus ebola lainnya adalah Reston Ebola Virus (RESTV) yang ditemukan di Filipina dan Tiongkok. Virus ini ditemukan pada monyet di Filipina dan babi di Tiongkok. Menurut berita Kompas, sejauh ini spesies virus tersebut tak menimbulkan kesakitan atau kematian pada manusia. Satu spesies virus lainnya adalah Tai Forest Ebola Virus (TAFV).

Penularan virus ebola sendiri, melalui kontak langsung dengan kotoran, darah terinfeksi benda yang terkontaminasi. Virus juga bisa menular lewat kontak seksual dengan orang yang terinfeksi. Penularan lainnya bisa lewat penanganan jenazah atau objek yang terkontaminasi yang tak terlindungi. Kini, ebola sudah jadi hantu yang menghantui dunia. Ebola pun dikenal sebagai penyakit dengan angka kematian pada manusia sampai 90 persen.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini