Apa itu Suku Maya?

by
February 26th, 2015 at 8:46 am

CiriCara.com – Di Semenanjung Yucatan Amerika Tengah terdapat kelompok suku yaitu Suku Maya. Kabarnya Suku Maya tersebut pernah mengalami kejayaan di bidang teknologi sekitar 250 Masehi hingga 925 Masehi yang menghasilkan beberapa peradaban yang unik seperti bangunan (Chichen Itza), pertanian atau kanal Drainase, tanaman jagung dan latex, dan sumurnya yang pada waktu disebut dengan “Cenotes”.

suku maya

Suku maya – Ist

Cara komunikasi pada Suku Maya pada zaman itu menggunakan komunikasi dan mensahkan dokumentasi tulisan. Tulisannya menggunakan gambar dan symbol yang disebut dengan “glyph”. Glyph sendiri terbagi menjadi dua macam, yaitu menampilkan gambar utuh dari benda yang dimaksudkan, dan tipe yang satu menggambarkan sesuatu sesuai dengan suku kata.

Contoh Glyph adalah seperti kata “balam” atau “jaguar” digambarkan dengan “kepala” binatang tersebut, atau dengan tiga suku kata “ba”-“la”-“ma” yang terdiri dari tiga gambar sejenis mangkok/tempurung. Pada zaman suku Maya juga mengenal kecantikan seseorang dengan cara membuat tempurung kepalanya menjadi rata, caranya dengan mengikatkan papan di dahi dan tempurung belakang pada bayi/kelahiran anak, sehingga pada waktu tumbuh dewasa mereka merasa anggun dengan memiliki tulang dahi yang rata.

Pada peradaban suku Maya pada zaman itu masyarakatnya sangat dominan dari Mesoamerika, dan Suku Maya dipusatkan satu geografis yang mencakup seluruh Yucatan Peninsula dan modern Guetemala, Beliza dan bagian dari negara Meksiko Tabasco dan Chiapas yang merupakan bagian barat Honduras dan El-Salvador. Bangunan-bangunan suku Maya sudah menggunakan batu-batu besar dan monumen. Sedangkan mata pencaharian suku Maya pada umumnya di bidang pertanian, seperti menanam jagung, labu, kacang, singkong. Sekitar abad 300 SM, para petani melakukan ekspansi pertanian dari tanah dataran tinggi ke dataran rendah.

Dan pada periode Praclassic Tengah memunculkan peradabanya kembali dimana suku Maya memiliki agama, budaya, sistem kalender, membangun piramida, konstruksi kota yang tangguh dan monumen batu. Sekitar tahun 250 SM, suku Maya merupakan masa keemasan, sehingga peradaban Maya memiliki 40 kota, termasuk: Uaxactún, Copán, Bonampak, Dos pilas, Calakmul, Palenque dan Río Bec, masing-masing kota dihuni 5 ribu hingga 50 ribu, diperkirakan masa itu pendudukan Maya dimungkinkan mencapai dua juta jiwa.

Ditinjau dari segi kepercayaan, bahwa suku Maya mempunyai sesembahan berupa Dewa yang berhubungan dengan alam, seperti Dewa Matahari, Dewa Hujan, Dewa Bulan dan Dewa Jagung.  Pada suku Mayapun dipimpin oleh seorang Raja sebagai “Kuhul Ajaw” (raja suci) yang katanya mampu bisa berinteraksi dengan para Dewa-Dewa.

Terakhir yang menarik dari peradabah suku Maya adalah tentang masyarakatnya yang dapat membangun sebuah peradaban besar di iklim hutan hujan tropis. Secara tradisional masyarakat Maya  Kuno berkembang di iklim kering dimana manajemen terpusat dari sumber daya air.

Demikian tentang suku Maya pada zamanya sudah mempunyai peradaban yang luar biasa.

Selamat membaca.

Penulis: MasArif

Artikel terkait: Apa itu Suku Bugis?

Comment di sini