Berbagai Arti Kedaulatan

by
February 26th, 2015 at 10:23 am

CiriCara.com – Topik antara Indonesia dan Australia semakin mencuat terkait penegakan hukuman mati kepada terpidana narkoba. Duta Besar Indonesia untuk Brasil, Toto Riyanto, juga ditarik dari negara penghasil kopi itu. Surat kepercayaan duta besar Republik Indonesia ditolak. Hal ini disinyalir akibat eksekusi yang telah dilakukan pada salah satu Warga Negara Brasil, Marco Archer. Sebelumnya, Presiden Brasil, Dilma Roussef, meminta pemerintah untuk memberikan grasi namun ditolak. Kedaulatan hukum di Indonesia disebut-sebut untuk menunjukkan keputusan pengadilan tidak dapat diganggu-gugat.

Buku / Ist

Buku / Ist

Kata “kedaulatan” yang umum kita dengar ialah terkait politik dan hukum. Konteks yang sering muncul kemudian membentuk makna umum bagi istiliah “kedaulatan”. Terminologi ini sebenarnya juga digunakan dalam bidang lain dan memiliki pengertian yang sedikit berbeda.

Arti

Kata dasar “kedaulatan” ialah “daulat”. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, daulat adalah kekuasaan atau pemerintahan. Berdaulat berarti memiliki kekuasaan tertinggi atas suatu pemerintahan negara atau daerah. Kedaulatan ialah kekuasaan tertinggi atas pemerintahan negara, daerah, dan sebagainya.

Kedaulatan Negara

Kedaulatan negara adalah kekuasaan tertinggi yang dimiliki suatu negara terhadap dirinya. Artinya, bila suatu negara berdaulat, sistem di dalam negara itu tidak dapat diganggu-gugat oleh negara lain. Namun, kekuasaan ini memiliki batas-batas, yaitu hanya berlaku di wilayah negara tersebut. Jadi, kekuasaan yang dimaksud tidak berlaku bagi wilayah yang berada di luar batas administrasi negara. Kedaulatan ini juga hanya berlaku sepanjang negara tersebut merdeka atau tidak sedang dijajah oleh negara lain.

Ada dua sisi positif dan negatif dari kedaulatan negara. Dampak baiknya, suatu negara bisa menerapkan hukum di wilayahnya tanpa campur tangan pihak lain, seperti hukuman mati di Indonesia. Dampak buruknya, kedaulatan ini bisa digunakan untuk mangkir dari hukum atau kesepakatan internasional, misalnya  Amerika Serikat menolak untuk bergabung dalam Protokol Kyoto, yaitu kesepakatan negara-negara anggota, khususnya negara industri untuk mengurangi emisi karbon.

Kedaulatan Hukum

Kedaulatan hukum berarti kekuasaan tertinggi suatu negara berada di tangan hukum. Semua elemen baik pemerintah, pejabat, maupun rakyat harus tunduk terhadap perundangan yang berlaku. Kedaulatan hukum muncul untuk mencegah penyalahgunaan kedaulatan negara oleh pemimpin negara.

Kedaulatan hukum kemudian juga bergantung pada masyarakat yang menjalankannya. “Permainan” dalam proses peradilan dapat meruntuhkan kedaulatan hukum. Kedaulatan ini kemudian tidak dapat diintervensi atau dicampuri oleh negara lain seperti hukuman mati bagi terpidana narkoba yang berlaku di Indonesia.

Kedaulatan Rakyat

Sama dengan kedaulatan hukum, kedaulatan rakyat merupakan upaya agar kedaulatan negara tidak diselewengkan oleh pemerintah atau raja. Kedaulatan rakyat berarti kekuasaan tertinggi berada di tangan rakyat. Pemimpin negara tidak dapat melakukan sesuatu tanpa kehendak rakyat yang dapat disalurkan melalui wakil-wakilnya, misalnya di DPR. Namun, yang dimaksud bukan seluruh kehendak orang per orang tetapi kehendak banyak orang.

Kedaulatan Pangan

Berbeda dengan arti kedaulatan pada konteks lainnya, kedaulatan pangan ialah terpenuhinya hak setiap bangsa terhadap pangan atau sumber makanan yang sehat dan bergizi. Hal tersebut merupakan hasil dari sistem pertanian yang ramah lingkungan serta berkelanjutan. Untuk itu, setiap negara memiliki kedaulatan pangan atau berhak untuk membuat sistem pertanian dan peternakan sendiri.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini