Siapa itu Buwas?

by
February 26th, 2015 at 8:26 am

CiriCara.com – Kata Buwas, kini banyak dikutip media-media, baik cetak maupun elekronik ketika memberitakan kisruh perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan Polisi Republik Indonesia (Polri). Kisruh perseteruan antara komisi antirasuah dengan pihak kepolisian telah menjadi isu nasional yang ramai diberitakan. Selama kurang lebih satu bulan, isu perseteruan itu jadi headline koran, media online dan program berita di televisi.

buwas

Budi Waseso – Ist

Dan kata Buwas, selaku dikutip serta disebut. Lalu apa yang dimaksud Buwas oleh para media itu? Apakah Buwas kata lain dari kata buas? Atau apa? Ternyata Buwas tak sama dengan buas. Meski beberapa aktivis anti korupsi yang mendukung KPK, selalu memplesetkan Buwas sama dengan buas. Ternyata Buwas itu adalah singkatan atau inisial yang dibuat media untuk menyingkat sebuah nama orang yang memang terkait erat dengan kisruh perseteruan KPK lawan Polri. Buwas adalah singkatan dari Budi Waseso. Untuk menyingkat nama, media memang kerap menggunakan singkatan-singkatan. Misal Susilo Bambang Yudhoyono di singkat SBY. Jusuf Kalla di singkat JK. Joko Widodo di singkat Jokowi. Dan kini Budi Waseso di singkat Buwas. Bu singkatan dari Budi. Was singkatan dari Waseso.

Lalu siapakah Budi Waseso pemilik singkatan Buwas itu ? Buwas adalah Kepala Bareskrim Mabes Polri. Pangkatnya sekarang Komisari Jenderal. Buwas diangkat jadi Kepala Bareskrim Polri pada 16 Januari 2015. Buwas menggantikan Komjen Suhardi Alius Kepala Bareskrim sebelumnya.

Perwira tinggi kelahiran Februari 1960 ini adalah lulusan Akademi Kepolisian angkatan 1984. Sebelum diangkat jadi Kepala Bareskrim, Buwas menjabat sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi Polri dengan pangkat Inspektur Jenderal atau Irjen. Buwas banyak disebut dalam kisruh KPK versus Polri, karena dianggap orangnya Budi Gunawan, calon Kapolri yang gagal dilantik. Budi Gunawan sendiri sempat jadi tersangka KPK, sebelum akhirnya status tersangka itu dibatalkan hakim Sarpin di sidang praperadilan yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Buwas, mulai menuai kontroversi, ketika aparat Bareskrim menangkap salah seorang pimpinan KPK, Bambang Widjajanto. Kian memicu kontroversi, setelah Abraham Samad, Ketua KPK juga ditetapkan sebagai tersangka. Buwas pun jadi sasaran kritik para aktivis anti korupsi. Bahkan, para aktivis sudah mengadukan Buwas ke pihak Propam Mabes Polri, karena diangggap telah melanggar HAM dalam penangkapan Bambang Widjajanto.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini