Ibu Tien, Ibu Kebaya Indonesia

by
February 27th, 2015 at 8:59 am

CiriCara.com – Mungkin diantara Ibu Negara, Ibu Tien Soeharto yang punya ciri khas. Ciri khas itu dari pakaian yang dikenakannya. Perempuan bernama lengkap Siti Hartinah itu, selalu mengenakan kebaya. Dalam acara apapun, kebaya tak lepas dikenakan Ibu Tien.

ibu tien

Ibu Tien Soeharto – Ist

Bahkan, ketika ikut menemani Pak Harto (Soeharto) suami tercinta yang jadi Presiden, kebaya tak lepas di kenakan. Saat menerima tamu negara, Ibu Tien setia dengan kebayanya. Begitu juga ketika mengunjungi negara lain dalam rangka acara kenegaraan, Ibu Tien tetap berkebaya. Bisa dikatakan, kebaya dan selendang adalah trade mark Ibu Tien. Kebaya jadi ciri Ibu Tien. Jadi semacam tanda pengenal dari ibu Negara.

Namun bagi saya, Ibu Tien adalah teladan. Contoh perempuan yang setia dengan kekayaan budaya di negeri ini. Karena kebaya tak sekedar pakaian, tapi juga simbol, juga warisan budaya Indonesia yang harusnya memang dirawat dan dilestarikan. Ibu Tien, memberi contoh. Padahal, saat ini bisa dikatakan, pamor kebaya kian pudar. Kebaya banyak dianggap mewakili masa silam. Kebaya pun hanya banyak dipakai di acara-acara seremonial. Bu Tien, memberi contoh lain, bagaimana setia dan menghormati sebuah warisan budaya. Ia tegak dengan tradisi, di saat yang lain gandrung dengan mode pakaian ala barat.

Padahal ia Ibu Negara, posisi paling terhormat di negeri ini. Ia bisa saja dengan gampang mengkoleksi pakaian-pakaian mahal hasil racikan rumah mode dunia. Tapi Ibu Tien, sepertinya tak tertarik. Ia setia dengan kebayanya. Bahkan kabarnya, koleksi terbanyak pakaian Ibu Tien adalah kebaya. Saya kira mestinya memang seperti itu seorang ibu negara, memberi teledan bagi rakyatnya bagaimana menghormati warisan negeri sendiri, bukan silau oleh sesuatu yang datang dari luar.

Karena kecenderungannya, sekarang banyak pejabat dan istri pejabat, lebih gandrung barang atau pakaian dari luar. Bahkan rela untuk rajin shopping ke luar negeri. Tak afdol katanya bila tak mengenakan merek-merek kelas dunia seperti Balenciaga, Armani Exchange, Gucci, Versace, Dolce dan Gabbana, Chanel DKNY (Donna Karen New York), Calvin Klein, Moschino dan merek-merek tenar dunia lainnya. Terlebih setelah munculnya fenomena sosialita.

Bu Tien memang lain. Ia bisa dikatakan, dan mungkin pantas menyandang Ibu kebaya Indonesia, karena kesetiaannya pada pakaian tradisional tersebut. Kini, Ibu Tien telah pergi. Mungkin ibu negara yang mengikuti jejaknya adalah Ibu Sinta Nuriyah, yang kerap mengenakan kebaya lengkap dengan kerudungnya. Agak berbeda dengan Ibu Tien memang yang tampil paripurna, berkebaya dan bersanggul. Semoga, zbisa lahir-lahir lagi Ibu Tien-Ibu Tien baru. Tak melulu dengan kebaya, tapi bisa dengan pakaian khas Indonesia lainnya, misal batik.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini