Fakta Belum Banyak Jalan Menuju Desa

by
March 2nd, 2015 at 8:37 am

CiriCara.com – Bagaimanakah wajah desa di Indonesia, sampai hari ini? Masihkah banyak yang memprihatinkan? Sudah 65 tahun Indonesia merdeka. Presiden yang memimpin negeri ini pun telah beberapa kali berganti. Apakah wajah paling pojok di negeri ikut berubah? Apakah mereka yang tinggal di pinggiran negeri ikut merasakan nikmatnya kue pembangunan? Atau justru mereka tetap jadi penonton sebuah kemajuan? Berbagai pertanyaan itu selalu mencuat kepermukaan manakala bicara tentang desa.

jalan di desa

Pembangunan jalan di desa – Ist

Seperti apa wajah perdesaan Indonesia? Baiknya kita simak data resmi yang dikeluarkan lembaga atau badan yang pernah mendata kondisi desa di Indonesia. Salah satu badan yang pernah mendata wajah desa di Indonesia adalah Badan Pusat Statistik. Januari 2015, badan statistik pernah melansir data-data terkait kondisi desa di Indonesia.

Berdasarkan hasil pendataan BPS, pada 2011 di Indonesia, terdapat 8.802 desa atau kelurahan yang akses jalan atau jalur transportasinya masih terpengaruh oleh kondisi cuaca. Atau dalam kata lain, akses jalan ke 8.802 desa itu bisa dilalui atau tidak tergantung kondisi cuaca. Akses jalan yang dimaksud data BPS, adalah akses berupa jalan jalur darat. Bahkan menurut data BPS, banyak desa diantaranya sama sekali jalur jalannya tak bisa dilalui kendaraan.

Pada tahun 2014, jumlah desa yang akses jalannya sulit dilalui, bahkan kerap terisolasi karena tergantung pada kondisi cuaca bertambah. Tercatat, sampai 2014, ada 12.636 desa yang akses jalannya memprihatinkan. Penyebab penambahan jumlah desa dan kelurahan yang akses jalannya masih buruk adalah laju pemekaran daerah yang terus meningkat sepanjang 2011 hingga 2014. Dalam rentang waktu itu, banyak daerah yang dimekarkan. Konsekuensinya, banyak lahir desa-desa baru.

Menurut data BPS lagi, dari 12.636 desa, sebanyak 5.552 desa diantaranya, akses jalannya tak bisa dilalui kendaraan roda empat atau lebih. Parahnya, jalan dari lima ribuan desa yang tak bisa dilalui mobil itu terjadi sepanjang tahun. Papua adalah provinsi dengan jumlah desa terbanyak yang jalannya tak bisa dilalui kendaraan roda empat sepanjan tahun.
Menurut data BPS, tercatat ada 2.658 desa di Papua yang jalannya tak bisa dilalui kendaraan roda empat.

Berikutnya adalah Provinsi Sumetara Utara, dimana menurut data BPS, terdapat 422 desa yang akses jalannya tak bisa dilalui kendaraan roda empat. Setelah Sumatera Utara, ada Provinsi Papua Barat. Di Papua Barat, tercatat ada 285 desa yang jalan desanya tak bisa dilalui mobil.

Data lain yang diungkap BPS, terdapat 2.321 desa yang akses jalannya hanya bisa dilalui saat musim kemarau. Artinya saat musim hujan jalan desa dari dua ribuan desa lebih itu tak bisa diakses. Badan statistik juga mencatat, hanya 67.701 desa dari total 73,709 desa di Indonesia yang jalannya bisa dilalui kendaraan sepanjang tahun.

Banyak jalan menuju Roma, begitu kata peribahasa, menggambar bahwa banyak cara atau jalan mencapai tujuan. Tapi, sepertinya peribahasa itu tak cocok untuk menggambarkan wajah desa di Indonesia. Peribahasa itu mungkin bisa dimodifikasi sedikit, agar nyambung dengan keadaan. Maka, peribahasa yang tepat gambarkan wajah desa di Indonesia adalah belum banyak jalan menuju desa.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini