Nama-Nama Unik Buah Kersen

by
March 2nd, 2015 at 8:59 am

CiriCara.com – Tahukah kamu, apa itu buah kersen? Kersen atau keres merupakan salah satu tumbuhan pionir yang banyak dijumpai di daerah tropis. Berasal dari daerah Amerika tropis (Meksiko, Karibia, Peru hingga Bolivia), buah kersen masuk ke Filipina pada akhir abad ke-19. Lalu dengan cepat menyebar di seluruh wilayah tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

kersen

Buah kersen – Ist

Awalnya, pohon keres sering tumbuh sebagai semai liar di tepi jalan, selokan, atau muncul di tengah retakan tembok lantai atau pagar. Akhirnya tumbuh dengan cepat, biasanya dibiarkan saja membesar sebagai pohon teduh. Pohon ini banyak berada di tepi trotoar dan lahan parkir, di tepian sungai yang tidak terurus atau di tempat-tempat yang biasa kering berkepanjangan.

Buah kersen sangat digemari oleh anak-anak, burung, dan kelelawar buah alias codot. Anak-anak sekolah sering memanjat pohon kersen, meninggalkan bekas-bekas berupa ranting yang berpatahan dan kulit batang yang terkelupas. Namun, biji kersen tidak tercerna oleh burung dan codot. Karena itu, kedua kelompok hewan ini berfungsi sebagai pemencar bijinya.

Buah bernama Latin Muntingia calabura ini adalah sejenis pohon sekaligus buahnya yang kecil dan manis berwarna merah cerah. Di negara kita, pohon ini biasanya digunakan untuk tempat berteduh.

Buah yang manis ini dapat digunakan sebagai selai dan gula cair. Di Meksiko, buah kersen dijual di pasar. Kayu kersen yang lunak dan mudah kering, sangat berguna sebagai kayu bakar. Kulit kayunya yang mudah dikupas digunakan sebagai bahan tali dan kain pembalut. Lalu, daun kersen dapat dijadikan semacam teh.

Tahukah kamu, dalam bahasa Madura, buah kersen disebut baleci. Orang Filipina menyebut buah ini dengan nama datiles, aratiles, dan manzanitas. Di Vietnam, mereka menamai mât sâm. Kalau di Laos, kersen disebut khoom sômz atau takhôb. Thailand hampir mirip, yaitu takhop farang. Nama krâkhôb barang disebut di Kamboja. Uniknya, orang Malaysia menyebut kerukup siam.

Dalam bahasa Spanyol, kersen dikenal sebagai capulin blanco, cacaniqua, nigua, niguito. Orang Inggris menamai Jamaican cherry, Panama berry, dan Singapore cherry. Dulu, orang Belanda menyebutnya Japanese kers. Dari sinilah diambil menjadi ‘kersen’ dalam bahasa Indonesia. Orang Jawa pun menyebut keres. Mana yang lebih bagus, keres atau kersen?

Penulis: Khaeriya

Artikel terkait: Apa itu Kesemek?, Fakta Unik Buah Nangka

Comment di sini