Mengenal BW (Bambang Widjojanto)

by
March 3rd, 2015 at 8:27 am

CiriCara.com – Sebulan terakhir ini, banyak media baik cetak maupun elektronik mencantumkan kata BW, ketika mengulas cerita tentang kisah perseteruan antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dengan kepolisian. Media menyebut perseteruan itu dengan istilah konflik KPK versus Polri jilid III, tapi ada juga yang menyebutnya jilid II.

bw

Bambang Widjojanto (BW) – Ist

Nah, kata BW, selalu disebut dalam pemberitaan. Apakah itu BW? Kata BW, adalah singkatan merujuk kepada nama salah seorang Wakil Ketua KPK yaitu Bambang Widjajanto. Entah siapa yang memulainya, tapi kini Bambang Widjajanto tenar dengan sebutan BW. Media sendiri mungkin menggunakan kata BW untuk menyingkat nama Bambang Widjajanto agar lebih mudah diingat serta lebih ringkas dibaca. Maka, kata BW pun populer. Ingat perseteruan KPK versus Polri, pasti benak akan langsung melayang pada kata BW.

Ya, BW memang banyak disebut, disuarakan, diberitakan, bahkan banyak dibela, setelah pihak kepolisian menetapkannya sebagai tersangka dalam kasus saksi palsu, ketika BW menjadi pengacara yang menangani sengketa hasil pemilihan kepala daerah di Kotawaringin Barat atau biasa disingkat Kobar. BW mulai ramai dibicarakan, saat ia ditangkap para penyidik Bareskrim Polri, usai mengantar anaknya pergi sekolah.

Penangkapan BW pun langsung membuat gaduh. Publik pun menyebut itu sebagai bagian dari upaya pihak kepolisian mengkriminalisasikan para pimpinan KPK, karena komisi anti rasuah itu telah menetapkan Komisaris Jenderal Budi Gunawan sebagai tersangka. Tudingan pun menyeruak, penangkapan BW adalah aksi balas dendam polisi yang tak terima Budi Gunawan dijadikan tersangka, di saat jenderal bintang tiga polisi itu selangkah lagi jadi Kapolri. Pihak kepolisian sendiri membantah bila penangkapan dan penetapan tersangka BW terkait dengan aksi balas dendam kepolisian terhadap para pimpinan KPK. Namun yang pasti penangkapan BW, membuat republik ini geger.

BW atau Bambang Widjajanto, sebelum jadi pimpinan KPK, memang adalah seorang advokat. Bambang pernah bekerja di Senior Partner di Widjojanto, Sonhaji and Associates. BW juga pernah tercatat sebagai anggota Komite Nasional Kebijakan Governance dan anggota Komisi Hukum Kementerian BUMN. Saat mengikuti seleksi pimpinan, BW mendapat nilai 10 untuk aspek integritas dan kemampuan. BW lahir di Jakarta, 18 Oktober 1959. Sederett kasus sensitif dan kasus-kasus subversi lainnya.

BW juga pernah menjadi anggota Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) Kerusuhan Mei 1999 dan Ketua YLBHI. Dia juga tercatat sebagai salah seorang yang membidani kelahiran Indonesian Corruption Watch (ICW) salah satu LSM anti korupsi terkemuka di Indonesia. BW juga pendiri LeIP, Voice of Human Rights, Komisi untuk Orang Hilang (Kontras) dan Indonesia Court Monitoring.

Penulis: Agus Supriyatna

Artikel terkait: Siapa itu Buwas?

Comment di sini