Mereka Ramai-ramai Membela “Super Governor”

by
March 3rd, 2015 at 1:24 pm

CiriCara.com – Pasca digulirkannya hak angket oleh DPRD DKI Jakarta, pembelaan terhadap Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau biasa disapa Ahok, terus menguat. Ahok pun dapat julukan baru, ‘super governor’ atau Gubernur Super, karena keberaniannya ‘melawan’ parlemen ibukota. Bahkan, Ahok tak takut sama sekali dengan hak angket yang sudah digulirkan. Padahal, secara politik hak angket ini levelnya lebih tinggi daripada hak interpelasi. Bila hak interpelasi, hanya sekedar meminta keterangan, tapi hak angket lebih dari itu. Ini hak yang dipunyai dewan untuk menyelidiki sebuah kebijakan strategis kepala daerah atau eksekutif yang berdampak luas kepadaa masyarakat dan patut diduga melanggar perundang-undangan. Katanya, hak angket, adalah jalan awal memakzulkan pimpinan eksekutif.

ahok

Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Isty

Tapi Ahok bergeming. Bahkan dengan lantang, ia siap dipecat, ketimbang bungkuk-bungkuk dihadapan para legislator. Adalah rancangan anggaran DKI Jakarta yang jadi biang masalah. Ahok mendapati item-item mata anggaran yang membuatnya terbeliak. Mata anggaran yang tak masuk akal sehat. Salah satunya yang dibeber Ahok adalah harga satu unit uninterruptible power supply atau UPS yang mencapai lima milyaran. Ahok pun berang. Ia pun melempar tudingan, anggota dewan yang memasukan mata anggaran yang ia sebut anggaran siluman.

Kalangan dewan tersinggung. Mereka pun membalas dengan mengeluarkan hak angket. Tapi, Ahok tak takut. Ia pun bergegas melaporkan anggaran siluman itu ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Tabuh genderang perang pun kian terdengar nyaring. Makin nyaring, karena publik ikut terlibat. Dari republik Twitter, ramai-ramai para netizen merapatkan barisan, satukan suara membela Ahok.

Mereka, para netizen, telah menjelma jadi ‘pasukan’ yang membentengi mantan Bupati Belitung Timur tersebut. Berikut, beberapa cuitan dari para netizen yang menyatakan diri, berdiri dibelakang Ahok.

” Ada usulan, Ahok jadi ketua KPK mendatang. RT bila setuju, reply kalau menolak,” kicau akun @ndorokakung, menyuarakan aspirasinya ‘membela’ Ahok. Di mata @ndorokakung, sosok Ahok pantas jadi Ketua KPK.

Dukungan juga datang dari Alissa Wahid, putri mendiang Abdurahman Wahid atau Gus Dur. Lewat akun twitternya @AlissaWahid, Alissa ikut memberi dukungan kepada Ahok.

“Walau dia tdk menjabat, saya akan tetap mau jd teman Ahok,” cuit Allisa.

Mantan relawan Jokowi, Kartika Djoemadi juga menyatakan hal serupa, mendukung langkah Ahok ‘melawan’ arogansi DPRD Jakarta. Kartika mendukung penuh langkah Ahok melapor ke KPK.

“Biarkan saja mereka mengajukan hak ANGKET, nanti Koko Ahok @basuki_btp akan mengajukan hak ANGKUT untuk mengangkut mereka ke KPK,” kicau Kartika lewat akun twitternya @KartikaDjoemadi.

Pengacara senior Todung Mulya Lubis juga tak mau ketinggalan, ikut bersuara mendukung Ahok. Dukungan Todung di kumandangkan lewat akun twitternya @TodungLubis. Menurut Todung, Ahok adalah pemimpin yang out the box.

“Ahok sedang melakukan sesuatu yang ‘out of the box’. Pasti akan dilawan oleh status quo,” kata Todung.

Mohamad Guntur Romli, intelektual muda NU juga ikut berkomentar. Via akun twitternya @GunRomli, secara tersirat mendukung Ahok.

“Jd klau ahok ribut dan marah2 berarti dia gak kerja, klau dia diem & santun artinya kerja meski duit rakyat ditilep?”kicau Guntur.

Sementara dedengkot Stand Up Comedy, Pandji Pragiwaksono lewat akun twitternya @pandji, mentweetkan kicauan bernada humor sarkastik.

“Ahok lagi nanya “elo mark-up anggaran ya?” | Dijawab: “Prestasi lo apa, ngomong yg santun” | ah elah jawab dulu ELO KORUP GAAAK?” tulis Pandji di akun twitternya @pandji.

Intelektual muda Islam, Akhmad Sahal ikut angkat suara. Lewat akun twitternya @sahaL_AS, ia mengatakan yang paling dibenci oleh koruptor dan pendukungnya adalah orang-orang yang memerangi korupsi, seperti KPK dan Ahok.

Sementara itu, politisi Partai Golkar, Indra J Piliang melalui akun twitternya @IndraJPiliang menyatakan, sebagai legislator dengan prestasi individu yang baik, di atas legislator lain, Ahok sangat paham kerja parlemen. Di kicuan berikutnya, Indra menambahkan, Ahok itu keras kepala, karena tidak ada atasan langsungnya. Di Komisi II DPR RI dia bersih dan patuh. Laporannya online.

“Ahok SATU, pendukungnya BANYAK!!!” cuit Indra via akun twitternya @IndraJPiliang. Lewat akun twitternya pula Indra menyayangkan Fraksi Partai Golkar di DPRD Jakarta ikut-ikutan menyetujui angket untuk Ahok.

“Walau Ahok keras, mnrt saya, Fraksi Partai Golkar DKI Jkt tdk perlu ikut2an tandatangan Hak Angket. Unsur “keresahan publik” nya blm clear,” kata Indra.

Dukungan serupa juga datang dari sutradara Joko Anwar. Bahkan, kicauan Joko via akun twitternya @jokoanwar sangat keras dan nyinyir.

“Yang mau nurunin Ahok, fix gila,” tulis Joko Anwar.

Sedangkan Zuhairi Misrawi melalui akun twitternya @zuhairimisrawi, menyatakan, pemimpin model Ahok yang akan membuat jera anggota parlemen DKI. “Ketika ditekan, ia menekan balik,” tulis Zuhairi.

Penulis: Agus Supriyatna

Artikel terkait: Kicau Warga Twitter Dukung Ahok

Comment di sini