Yuk! Kenalan dengan Jenis-Jenis Kontrasepsi

by
March 3rd, 2015 at 10:22 am

CiriCara.com – Kamu baru aja menikah? Dan ingin segera menimang anak? Sebagai pasangan usia subur kamu wajib loh tahu tentang info yang ini, untuk mempersiapkan kamu memiliki keluarga yang sejahtera.

kontrasepsi

Alat kontrasepsi – Ist

Kontrasepsi berasal dari kata, kontra dan konsepsi. Kontra berarti mencegah atau melawan, sedangkan konsepsi (pembuahan). Pembuahan adalah proses pertemuan antara sel telur (sel wanita) yang matang dan sel sprema (sel pria) di fallopian tube yang akhirnya dapat mengakibatkan kehamilan. Jadi, kontrasepsi adalah menghindari atau mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan dua sel tersebut. Kontrasepsi bermanfaat bukan hanya untuk menunda kehamilan namun juga menjarangkan waktu kehamilan.

Metode KB (Keluarga Berencana) yang identik dengan kaum ibu ini memiliki berbagai macam jenis. Jenis kontrasepsi yang cukup umum digunakan ialah, pil KB, AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim), suntikan/implant. Tidak semua orang bisa efektif menggunakan alat-alat kontrasepsi tersebut. Oleh sebab itu, kalau kamu akan jadi calon ibu ada baiknya kamu mengenal kondisi tubuh kamu sebelum mengkonsumsi salah satu jenis kontrasepsi. Hal ini mungkin akan berakibat negatif bagi sang ibu atau bahkan bagi anak. Misalnya, seseorang yang memiliki penyakit seperti varises, gondok, jantung, tekanan darah tinggi, tumor, kanker, dll. Ia tidak dapat menggunakan alat kontrasepsi hormonal. Apabila alat kontrasepsi tidak cocok dengan kondisi tubuh, maka akan terjadi kontradiksi.

Mungkin bisa berakibat lebih fatal jika seseorang belum mengetahui adanya penyakit di dalam tubuhnya, kemudian ia sudah terlanjur menggunakan suatu alat kontrasepsi tanpa konsultasi dengan dokter atau bidan terdekat. Umumnya hal ini terjadi pada alat-alat kontrasepsi yang peredarannya mudah didapat, seperti pil KB. Jadi, yuk, simak kekurangan dan kelebihan dari beragam alat kontrasepsi di atas.

Pil KB

Alat kontrasepsi ini cukup mudah didapat. Biasanya kita bisa temukan di apotek dengan dua jenis ada yang isinya 21 pil dan 28 pil. Pil KB berisi kombinasi hormon, ada kombinasi hormon estrogen dan progesteron, ada juga yang hanya berisi progesteron. Pil KB lumayan efektif untuk mencegah terjadinya kehamilan. Namun, biasanya karena kelalaian dalam menaati jadwal konsumsi, maka dapat terjadi kegagalan. Kekurangannya, akan mengalami mual terutama di tiga bulan pertama, dapat terjadi pendarahan, sakit kepala, nyeri payudara, dapat meningkatkan berat badan, bisa tidak mengalami menstruasi, tidak cocok bagi ibu yang menyusui karena akan menggangu jumlah & kualitas ASI.

AKDR (Alat Kontrasepsi Dalam Rahim)

Biasanya istilah yang sering kita dengar adalah spiral/IUD (Intra Uterine Device). Alat kontrasepsi ini efektif mencegah kehamilan dan dapat digunakan selama kurang lebih 10 tahun. Seorang ibu yang baru melahirkan tidak perlu ragu menggunakan jenis kontrasepsi ini. Karena tidak berpengaruh pada produksi ASI. Bahkan alat kontrasepsi ini dapat langsung dipasang setelah bersalin. Kekurangannya, jangka waktu menstruasi bisa lebih lama, mengalami nyeri dan sakit berlebih saat menstruasi, pasca pemasangan akan mengalami sakit kemungkinan disertai kejang selama 3-5 hari, ketika menstruasi darah yang keluar akan berlebih hingga dapat berakibat anemia.

Suntikan/Implant

Kontrasepsi ini digunakan untuk menjarangkan usia melahirkan. Karena implant efektif mencegah kehamilan selama kurun waktu yang tidak terlalu pendek (seperti pil KB) atau terlalu lama seperti (IUD), yaitu 3-5 tahun. Penggunaan implant tidak mengganggu kegiatan sanggama. Sesuai dengan namanya, ini merupakan alat kontrasepsi bawah kulit atau implant yang disuntikan pada subdermal di bagian dalam lengan atas. Alat kontrasepsi ini juga tidak mengganggu produksi, jumlah dan kualitas ASI. Implant cocok digunakan bagi ibu yang tubuhnya kontradiksi dengan hormon estrogen. Kekurangan, dapat mengakibatkan perubahan berat badan, wajah berjerawat, terjadinya perubahan siklus haid, mengalami sakit kepala, seorang ibu yang menggunakan alat kontrasepsi ini tidak dapat menghentikan sendiri pemakaian. Karena dibutuhkan tenaga klinis untuk melakukan pengangkatan implant

Jadi, sebaiknya sebelum kamu menggunakan salah satu alat kontrasepsi di atas kamu harus konsultasi dengan dokter. Supaya dapat diketahui manakah alat kontrasepsi yang cocok dengan kondisi tubuh kamu. Jangan pernah “coba-coba” dengan hal ini ya. Nggak mau kan kesehatan kamu jadi taruhannya?

Penulis: Rona Siahaan

Comment di sini