Rangkaian Bunga Unik dari Kalimantan

by
March 4th, 2015 at 10:25 am

CiriCara.com – Bagi kamu-kamu yang ingin nyekar, bunga seperti apa yang biasa kamu gunakan? Umumnya, kita akan menabur serpihan bunga-bunga atau menaruh buket di kaki nisan. Nah, ada karangan bunga unik lho di daerah Kalimantan. Bunga tidak hanya direpih tetapi juga dijalin dengan benang daun. Rangkaian semacam ini disebut Kembang Bakarang. Seperti apa? Berikut ulasannya.

bakarang

Kembang Bakarang – Ist

Alat dan Bahan

Untuk membuat Kembang Bakarang, kamu harus menyiapkan daun kelapa yang masih cenderung muda. Daun ini masih berwarna putih kekuningan dengan warna hijau pada tepinya.

Selain itu, kamu membutuhkan jarum besar atau jarum kasur, gunting, pandan, dan bunga-bunga. Komposisi rangkaian ini tidak sembarangan lho, ada bahan dan perpaduan tertentu agar karangannya tetap indah dan wangi.

Membuat Benang Daun

Ambil satu daun kelapa, buang lidi dari bagian pangkal hingga tengah. Sisakan lidi yang lemah pada ekor daun untuk menggantung rangkaian bunga ini. Duduki saja daun tersebut dalam posisi nyaman, tahan bagian tengahnya dengan kaki.

Tusuk pangkal daun hingga terbentuk lima atau enam rumbai lalu tarik kencang satu per satu sehingga membentuk benang-benang. Ambil satu kemudian pasang jarum dengan memasukkannya sedikit, lalu tekuk bagian benang yang pendek.

Menusuk Bunga

Potong pandan menyerong dengan gunting. Panjangnya ialah 10-15 cm. Bagi dua setiap potongan kemudian lekuk menjadi beberapa bagian. Tusuk pandan, tarik ke pangkal benang, lalu kencangkan sedikit. Pada rangkaian bunga di Kalimantan, isi bahan pertama ini selalu sama.

Lanjutkan dengan bahan-bahan lainnya. Selain pandan, hati-hati dalam menusuk karena mahkota bunga mudah rusak. Bunga pada baris kedua biasanya repihan kenanga atau cempaka. Baris keempat biasa diisi dengan bunga terompet kuning. Baris kelima diisi dengan daun pandan muda yang berwarna putih atau daun nilam. Baris keenam atau ujung ialah pandan potong serong.

Ketentuan Baris Ketiga

Tusukan pada baris ini selalu melintang. Alternatif bahannya ialah repihan mawar, cempaka, kenanga, bunga jarum, bunga kaca piring, atau bunga nusa indah. Bagian ini selalu mengandung warna merah yang dipadukan dengan bahan berwarna lainnya seperti hijau, putih, atau kuning. Kembang Bakarang dengan baris ketiga seperti ini disebut Kembang Barenteng.

Ada lagi Kembang Bakaki, yaitu jika baris ketiganya  tidak berupa serpihan bunga tetapi yang ditusuk ialah sekuntum penuh. Pilihan bunga yang bisa ditusuk penuh ialah kenanga, cempaka kuning, cempaka kuncup, dan mawar. Jika menggunakan mawar, baris ketiga biasanya tidak diisi dengan bunga terompet karena perpaduan warnanya akan rusak.

Pandan Kupu-kupu

Untuk keperluan acara syukuran Tamat Al Qur’an di Kalimantan, rangkaian bunga yang digunakan berbentuk payung. Kembang Bakarang disusun pada rotan melingkar yang diikat pada tongkat. Ujung Kembang Bakarang juga berbeda, yaitu pandan kupu-kupu, yaitu pandan besar yang ditekuk kemudian dipotong serong 5 – 10 cm sehingga membentuk motif menarik.

Jadi, seperti itu cara membuat rangkaian bunga unik dari Kalimantan. Mari dicoba, namun, pastikan setiap barisnya tetap rapi dan sama rata.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini