Batu Akik Macan Asal Banyuwangi

by
March 5th, 2015 at 2:05 pm

CiriCara.comTren batu akik seolah mengalahkan tren fashion para selebriti. Tayangan batu ini bahkan merambah berbagai media dari cetak, televisi, hingga online. Oleh-oleh batu akik juga menjadi kebanggan sebagian peserta kontes menyanyi di salah satu stasiun televisi. Batu hasil alam tersebut jadi persembahan buat para juri dan dipamerkan pada para pemirsa.

batu akik

Batu akik macan yang ditawar puluhan juta – Ist

Bagi Anda yang sedang memburu berbagai jenis batu akik, lengkapilah koleksi Anda dengan batu akik bermotif macan. Rupanya, barang berharga ini merupakan hasil alam Banyuwangi. Memakainya akan menambah kesan mewah nan eksotis di jari. Bayangkan, harga batu akik dengan motif tersebut bisa mencapai puluhan juta rupiah.

Potensi

Adalah M. Chotib, usia 46 tahun, seorang kolektor sekaligus pengrajin batu akik di Banyuwangi. Pria ini berburu batu yang sedang tren tersebut ke berbagai daerah tempat tinggalnya. Tak tanggung-tanggung, dari hutan, bukit, hingga pantai ia susuri. Alhasil, Chotib menemukan banyak sumber-sumber batu dengan macam-macam motif.

Tidak hanya batu dengan corak Leopard yang ia temukan, Chotib bahkan pernah mendapat batu akik Pyrite yang konon katanya hanya terdapat di Benua Afrika. Pengrajin tersebut juga memiliki batu yang tergolong ke dalam Chalcedony.

Dilansir dari portal kompas.com, menurut Wakil Ketua Banyuwangi Gamstone, Akbar Tanjung, batu yang berasal dari daerahnya memang menjadi primadona pasar. Hal ini karena perbedaan warna pada corak batu akik yang begitu jelas.

Lestari

Setelah memperoleh batu dari sumbernya, Chotib tidak membawa semua hasil temuannya. Sebagian ia angkut untuk diasah. Menurutnya, hal ini dilakukan agar sumber daya batu tetap lestari.

Penjualan

Peminat batu akik Banyuwangi berasal dari berbagai daerah, misalnya Kalimantan. Chotib sendiri pernah mengirim salah satu jenis batu akik dengan berat 6 kilogram ke pulau tersebut.

Harga batu akik tutul pun mencapai penawaran yang fantastis. Seorang pembeli pernah meminta koleksi itu dengan imbalan Rp 30 juta.

Komunitas

Berkomunitas sangat penting untuk menjalankan bisnis batu akik. Kelompok penggemar batu akik bermanfaat untuk mengendalikan harga. Jaringan ini juga merupakan sumber informasi bagi berbagai macam jenis batu akik. Hal terpenting ialah peran komunitas batu akik di Banyuwangi dalam mempromosikan potensi daerahnya tersebut.

Penulis: Ummu Solid

Artikel terkait: Batu Akik Lafaz Allah Milik Ibu Ani Asli atau Palsu?

Comment di sini