Di Inggris Merangkul Ratu Adalah Sebuah Pelanggaran

by
March 6th, 2015 at 11:14 am

CiriCara.com – Bagi rakyat Inggris, Ratu Elizabeth II, penguasa Istana Buckingham, adalah orang yang sangat dihormati. Ya, Inggris, adalah negara yang masih menganut sistem monarki. Meski sistem pemerintahannya sendiri menerapkan sistem parlementer, tapi untuk bentuk negara, Inggris tak lain adalah sebuah kerajaan. Dan, penguasa atau orang nomor satu di Istana Buckingham, adalah orang nomor wahid pula di Inggris. Saat ini, orang nomor wahid Inggris, adalah Ratu Elizabeth II.

Michelle Obama dan Ratu Elizabeth II

Michelle Obama sentuh Ratu Elizabeth II – Huffintongost

Nah, ada cerita menarik yang saya dapatkan dari Majalah Tempo, edisi 12 April 2009. Dalam sebuah berita kecil di Majalah Tempo, diceritakan tentang keberanian Michelle Obama. Michelle Obama sendiri tak lain adalah istri dari Presiden Amerika Serikat, Barack Obama.

Di ceritakan oleh Majalah Tempo, Michelle Obama yang berkunjung ke Inggris. Nah, dalam kunjungan ke Inggris itu, salah satu agenda istri Obama tersebut adalah menghadiri malam resepsi penerimaan tamu negara. Acara tersebut digelar di Istana Buckingham. Ratu Elizabeth II, tentu yang jadi tuan rumahnya.

Dalam pertemuan di Istana Buckingham itu, Michelle diberitakan memeluk sang Ratu. Menurut berita di Majalah Tempo, aksi memeluk Michelle Obama itu adalah kejadian langka. Bahkan bisa dikatakan tabu, seseorang meski ia tamu penting, memeluk sang Ratu. Karena itu, Majalah Tempo, memberi judul beritanya : Keberanian Michelle Obama.

Majalah Tempo menuliskan, tangan Michelle hinggap di punggung sang Ratu. Pun tangan sang Ratu, tampak menggandeng pinggang ‘first lady’ negeri Adidaya tersebut. Menurut Tempo, dalam protokoler kerajaan, tamu biasanya hanya mencium tangan sang Ratu, tak sampai memeluknya. Apa yang dilakukan Michelle Obama bisa dianggap melanggar aturan atau protokoler kerajaan.

Karena sebelumnya, pada 1992, tulis Majalah Tempo, Perdana Menteri Australia saat itu, Paul Keating, pernah melakukan aksi serupa seperti yang dilakukan Michelle Obama. Sontak tabloid-tabloid di Inggris bereaksi keras. Paul pun dijuluki Lizard of Oz. Perdana Menteri Australia lainnya, John Howard juga pernah melakukan tindakan hampir mirip dengan Keating. Namun buru-buru juru bicara sang perdana menteri sibuk menangkisnya, bahwa tak ada kontak fisik antara Howard dengan Ratu Elizabeth II.

Lain negara, lain pula aturannya. Tapi itulah protokoler di kerajaan Inggris, bahwa memeluk sang Ratu, bisa dianggap sebuah pelanggaran. Karena itu, kisah Michelle Obama, memeluk sang Ratu, menjadi berita. Pun, kisah Keating dan Howard yang sampai mendapat reaksi keras dari media Inggris yang memang terkenal galak dalam memberitakan.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini