Wasit MU vs Sunderland Salah Kartu Merah?

by
March 6th, 2015 at 9:33 am

CiriCara.com – Tidak ada manusia yang sempurna seperti malaikat, tak pernah salah dan khilaf. Manusia, adalah tempat bersemayamnya kesalahan. Tapi karena manusia itu bisa salah dan benar, maka ia didapuk Tuhan sebagai makhluk ciptaan termuliaNya. Manusia sempurna, karena ia bisa berbuat benar, dan mampu belajar dari kesalahan. Jika ia tak pernah salah, Tuhan tak akan menamakannya manusia, tapi malaikat.

brown

Wasit kartu merah Brown (biru) – Ist/Telegraph.co.uk

Karena kesalahan adalah hal yang lekat dalam laku manusia. Namun manusia yang paripurna, adalah mereka yang bisa belajar dari kesalahannya. Bukankah, pengalaman dan buah perbuatan adalah bahan pelajaran yang berharga. Sebab itu, bila ada yang berbuat salah, jangan vonis ia tak bisa berbuat baik. Siapa tahu, justru dari kesalahan yang diperbuat, ia bisa bertobat, lalu memperbaiki kesalahan.

Presiden, panglima perang, menteri, dirjen atau siapapun itu, pasti pernah berbuat khilaf. Karena presiden atau menteri pun adalah manusia. Nah, saya punya cerita menarik tentang manusia yang tak bisa lepas dari kekhilafan. Tapi, bukan kekhilafan presiden atau menteri yang hendak saya ceritakan. Namun kekhilafan seorang wasit, pengadil di lapangan hijau.

Ceritanya tentang kekhilafan seorang wasit. Kekhilafan sang pengadil lapangan hijau itu terjadi di Liga Inggris, salah satu liga terbaik dunia. Situs Tempo.co, melaporkan, insiden ‘kekhilafan’ wasit terjadi pada, Sabtu 28 Februari 2015. Ketika itu, dua klub tengah berlaga, yakni Manchester United melawan Sunderland. Lagi dua klub penghuni liga Inggris itu dilangsungkan di stadion Old Trafford, markas Manchester United, klub yang dikenal dengan julukan setan merah.

Insiden ‘kekhilafan’ wasit, bermula ketika dua bek Sunderland, Jhon O’Shea dan Wes Brown mengawal ketat pergerakan penyerang Manchester, Radamel Falcao. Falcao saat itu sudah berhasil merangsek hingga wilayah kotak pinalti Sunderland, setelah menerima umpan matang dari Antonio Valencia. Dalam beritanya, Tempo.co menuliskan, kedua bek Sunderland, O’Shea dan Brown, menempel ketat pergerakan Falcao. Hingga kemudian, Falcao diganjal O’Shea sampai terjatuh. Sang pengadil pertandingan, wasit Roger East, sigap meniup peluit tanda terjadinya pelanggaran. Sang wasit pun langsung menunjuk titik putih.

Kemudian sang wasit, Roger East, memanggil salah seorang pemain. Tanpa ragu-ragu ia mengeluarkan kartu merah. Tapi, kartu merah diacungkan bukan untuk O’Shea, pelaku yang menjatuhkan Falcao. Namun kartu merah diberikan kepada Brown, rekan O’Shea yang memang ikut mengawal ketat Falcao.

Dalam berinyta Tempo.co, menuliskan, Brown tentu saja kaget diganjar kartu merah oleh wasit. Para pemain Sunderland pun ikut-ikutan kaget. Namun tanpa ada protes berlebihan, Brown meninggalkan lapangan sambil geleng-geleng kepala tak menyangka dapat kartu merah dari pelanggaran yang tak dilakukannya. Insiden ‘kekhilafan’ wasit di Liga Inggris hanya membuktikan bahwa wasit yang profesional pun masih bisa keliru. Bahkan keliru memberikan kartu.

Penulis: Agus Supriyatna

Artikel terkait: Wasit Hentikan Pertandingan untuk Buka Puasa.

Comment di sini