Fakta Unik Kepolisian Indonesia

by
March 10th, 2015 at 11:50 am

CiriCara.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia tengah disorot publik karena hubungannya kembali ‘menegang’ dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pasca komisi menetapkan Komjen Budi Gunawan, salah seorang perwira tinggi Polri yang sempat diusulkan Presiden Joko Widodo menjadi calon Kapolri.

polisi

Polisi – Ist

Oleh sebagian kalangan, kepolisian dituding sedang berupaya melemahkan KPK dan melakukan kriminalisasi terhadap pimpinan komisi anti rasuah dan pendukungnya. Kini, dua pimpinan KPK, Abraham Samad dan Bambang Widjojanto telah jadi tersangka dalam dua kasus berbeda. Abraham dijerat dalam kasus pemalsuan dokumen atas nama Feriyani Lim, sementara Bambang dibidik dalam kasus kesaksian palsu. Abraham dan Bambang pun sudah diberhentikan sementara oleh Jokowi. Tidak hanya Abraham dan Bambang yang sedang disidik Polri, tapi dua pimpinan KPK lainnya, Adnan Pandupraja dan Zulkarnaen, juga telah diadukan ke kepolisian. Maka lengkap sudah ‘badai’ yang menerpa KPK. Sedangkan Komjen Budi, batal dilantik, bahkan Presiden telah mengajukan calon Kapolri baru yakni Badrodin Haiti.

Namun bukan berarti ketegangan berakhir. Beberapa orang ‘pendukung KPK’ seperti Denny Indrayana, Yunus Husein, dan penyidik KPK, harus berurusan dengan kepolisian, setelah diadukan oleh sebuah kelompok ke aparat dengan tudingan kasus berbeda-beda. Penyidik KPK sendiri ‘dibidik’ Bareskrim dalam kasus ‘senjata’ ilegal.

Tulisan ini sendiri tak hendak membahas tentang perseteruan antara KPK dengan Polri. Namun, yang hendak saya kupas dalam tulisan ini tentang sekelumit wajah kepolisian di negeri ini. Khususnya tentang para jenderal di institusi penegak hukum tersebut. Tepatnya jumlah jenderal yang dimiliki oleh kepolisian. Tentunya adalah jenderal aktif bukan jenderal yang sudah pensiun.

Seorang perwira di sebut sudah masuk lingkaran ‘jenderal’ bila dipundaknya sudah bertengger bintang. Jadi, jenderal yang dimaksud tak semata jenderal bintang empat, karena untuk kepolisian hanya Kapolri yang berhak menyandang bintang empat. Lalu, berapakah jumlah jenderal di lingkungan kepolisian, baik itu jenderal bintang satu, dua, tiga dan empat.

Mengutip sebuah berita di media online. Jenderal di kepolisian kabarnya mencapai 261 jenderal. Jumlah jenderal tersebut berdasarkan keterangan Neta S Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) yang dikutip dalam berita tersebut.

Keterangan lebih detil tentang jumlah personil kepolisian saya dapatkan dari sebuah berita yang dimuat salah saatu media online. Dalam berita itu, disebutkan jumlah personel kepolisian, mencapai 413.509 personel. Adalah Timur Pradopo yang saat itu masih jadi Kapolri yang mengungkapkan itu. Timur, mengungkapkan itu saat menghadiri acara Rapat Pimpinan Polri. Hadir memimpin rapat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang kala itu masih jadi Presiden.

Dihadapan SBY, Timur melaporkan jumlah personel Polri hingga 2011 mencapai 387.470 orang. Tapi jika ditambah dengan pegawai negeri sipil yang bekerja di kepolisian, Polri memiliki personel sebanyak 413.509 orang. Timur juga merinci jumlah perwira tinggi, menengah, pertama dan brigadir. Kata Timur, perwira tinggi yang dimiliki Polri jumlahnya sebanyak 236 orang. Sementara jumlah perwira menengah mencapai 12 ribu orang. Perwira pertama Polri, jumlahnya mencapai 29.750 orang dan personil polisi berpangkat brigadir mencapai 345.417 orang.

Itu data personil kepolisian di era Timur Pradopo jadi Kapolri. Karena setelah itu, Timur kemudian digantikan Sutarman. Mungkin, ada penambahan jenderal sehingga Neta S Pane, menyebut angka 260-an jenderal yang dimiliki Polri.

Penulis: Agus Supriyatna

Artikel terkait: Video Polisi Tilang Istri Sendiri.

Comment di sini