Solusi Terpadu untuk Banjir Jakarta

by
March 10th, 2015 at 1:30 pm

CiriCara.comBanjir Jakarta telah berlalu namun melihat kompleksitas masalah yang ada, bencana ini mungkin kembali melanda ibukota. Dosen Ilmu Tanah di Universitas Islam 45 Bekasi, DR. Nana Danapriatna, M.P., dalam Jurnal Region menuturkan, banjir di Jakarta seolah suatu keniscayaan. Hal ini melihat dari lokasi Jakarta yang berada di bagian hilir Daerah Aliran Sungai Ciliwung. Selain itu, beberapa kawasan kota tersebut lebih rendah dari permukaan air laut.

korban banjir

Banjir – Ist

Dalam artikel ilmiahnya yang berjudul “Fenomena Banjir Jakarta: Penyebab dan Alternatif Pengendalian”, pengajar di Program Studi Geografi itu mengajukan beberapa solusi.

Menambah Kapasitas Drainase

Saluran drainase adalah  saluran pembuangan air yang berasal dari hujan atau sisa kegiatan manusia seperti mencuci dan mandi. Contoh saluran ini ialah got, parit, kanal, termasuk sungai baik kecil maupun besar. Kapasitas yang dimaksud ialah kemampuan saluran drainase untuk menampung air.

Seiring dengan perkembangan perumahan, kantor, perdagangan, pasar, mall, dan sebagainya, kapasitas saluran drainase juga perlu ditambah. Hal ini karena air limbah yang berasal dari bangunan-bangunan tersebut juga semakin banyak. Meningkatkan kapasitas saluran drainase dapat dilakukan dengan cara memperdalam atau melebarkan saluran. Hal yang tidak kalah penting untuk dilakukan ialah membuang penyumbat seperti sampah, rumput, dan tanah.

Pada sungai, teknologi dapat digunakan untuk mengendalikan alur badan air tersebut, misalnya meluruskan lekukan. Selain itu, bagian tepi saluran drainase besar ini harus dijaga dari erosi, misalnya dengan menanam pohon.

Menghidupkan Situ

Masyakarat perlu bersama-sama untuk menjaga situ yang ada di Jakarta. Situ baik yang alami maupun buatan berfungsi untuk menampung air hujan dan luapan air tanah. Badan air ini juga berperan sebagai lahan resapan jika lahan sekitarnya dimanfaatkan sebagai Ruang Terbuka Hijau.

Sistem Polder

Pada kawasan permukiman yang memiliki sistem polder, terdapat tanggul di sekelilingnya. Pelindung ini menahan luapan air yang berasal dari laut, sungai, atau daerah yang lebih tinggi dari kawasan permukiman tersebut. Sistem ini dilengkapi dengan bendungan, teknologi pompa, kolam, dan sebagainya yang merupakan satu kesatuan perangkat untuk mengendalikan aliran air.

Sumur Resapan

Sumur resapan berperan dalam mempercepat masuknya air ke dalam tanah. Lubang tersebut dapat dibuat pada skala rumah tangga atau kampung. Jika sumur dibuat pada banyak titik, efektivitasnya akan terasa.

Penghijauan

Reboisasi perlu dilakukan agar semakin banyak air hujan yang dapat tersimpan baik dalam tubuh tumbuhan maupun tanah. Penting untuk menjaga hutan mangrove agar tidak dijadikan kawasan pembangunan. Malah seharusnya penghijauan tepi laut tersebut bertambah. Begitu juga dengan area di sekitar Sungai Ciliwung.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini