Apa itu Suku Banggai?

by
March 11th, 2015 at 11:10 am

CiriCara.com – Di Indonesia jumlah suku dan kesukuan banyak ragamnya, mungkin pembaca baru tahu apa itu suku Banggai, suku ini merupakan pribumi asli di kabupaten Banggai Kepulauan di provinsi Sulawesi Tengah. Suku ini terbagi menjadi dua kaum, yaitu suku Banggai Kepulauan yang berada di kabupaten Banggai Kepulauan provinsi Sulawesi Tengah dan kaum Sea-sea (suku Banggai pegunungan) yang berada di pegunungan di kabupaten Banggai masih di provinsi Sulawesi Tengah. Di kabupaten Banggai terdapat tiga suku bangsa yaitu suku Banggai, suku Saluan dan suku Balantak, kedua suku tersebut (suku Saluan dan suku Balantak) merupakan suku pendatang dari luar wilayah Banggai. Sedangkan Banggai sendiri dianggap sebagai suku pribumi asli wilayah Banggai.

banggai festival

Ist

Pada zaman dulu bahwa wilayah Banggai pernah berdiri sebuah kerajaan yang mempunyai kekuasaan setengah dari wilayah Sulawesi Tengah yaitu kerajaan Banggai. Di wilayah Banggai ini saling berkomunikasi dengan bahasa Banggai yang memilik beberapa dialek yang tersebar di kecamatan Banggai, disamping tersebar di pesisir Sulawesi Tengah, Maluku dan Maluku Utara.

Dalam kehidupan kesehariannya suku Banggai mengadakan musyawarah secara adat (Seba Adat) tujuanya adalah untuk  mempertahankan adat istiadat pada masing-masing suku Banggai, masyarakat Banggai merupakan masyarakat yang taat dan patuh terhadap adat istiadat mereka. Seba adat diselenggarakan oleh perangka adat atau Tomundo dalam bahasa Banggai. Musyawarah tersebut selalu dihadiri oleh Basalo (kepala adat) yang mencakup kedaerahan kecamatan atau desa dari suku Banggai. Dan masih banyak perangat desanya seperti, Kapitan,

Setiap suku di Indonesia mempunyai tradisi kesenian yang berbeda-beda. Begitu juga dengan suku Banggai, mereka mempunyai kesenian beragam, seperti kesenian bermusik: Kanjar, Batongan, Libul, juga tarian seperti: Onsulen, Balatindak, Ridan dan masih banyak lagi. Mereka juga menyukai kesusastraan yang berisi cerita rakyat seperti Banunut, juga lagu rakyat yang disertai puisi seperti Baode dan Paupe. Adapun masyarakat yang berada di tepian pantai sangat berbeda kesenianya dengan masyarakat pedalaman, misalnya upacara adat atau perayaan ketika nelayan telah menangkap ikan dengan cara menangkap ikan dengan nama “Sero”

Suku Banggai sudah mempunyai agama dan memeluknya yaitu beragama Islam, mereka adalah pemeluk yang taat. Beberapa tradisi-tradisi mereka dipengaruhi oleh Agama Islam seperti peringatan dan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW, yang hampir seluruh suku Banggai merayakannya dengan membuat kue Kala-kalas atau Kaakaras, yaitu kue yang terbuat dari tepung beras yang kemudian digoreng.

Mata pencaharian suku Banggai sudah mengenal pertanian misalnya tanaman padi, jagung, coklat, ubi dan lain-lain.  Selain pertanian juga menjadi nelayan,  dan kegiatan lain adalah berburu (Baasu), yang merupakan salah satu kegiatan dari zaman pra-kerajaan Banggai. Dan kegiatan yang sampai sekarang ini dan dijumpai adalah berburu terutama di kawasan Pulau Peling daerah pedalaman.

Penulis: MasArif

Artikel terkait: Apa itu Suku Ampana?

Comment di sini