Fakta Jumlah Personel SAR

by
March 11th, 2015 at 8:35 am

CiriCara.com – Operasi pencarian pesawat AirAsia yang hilang kontak beberapa waktu lalu saat pesawat tersebut sedang terbang menuju Singapura dari Surabaya, telah melambungkan nama Badan SAR Nasional (Basarnas), badan penyelamat milik Indonesia. Pesawat AirAsia sendiri, hilang kontak pada 28 Desember 2014.

simulasi basarnas

Latihan anggota SAR – Ist

Salah satu orang yang ikut pula melambung namanya adalah Marsekal Madya FH Bambang Soelistyo. Bambang Soelistyo sendiri adalah Kepala Basarnas. Gayanya yang lugas, runut dan sistematis saat memaparkan perkembangan demi perkembangan dari operasi pencarian pesawat AirAsia banyak dipuji orang.

Namun yang pasti, gerak cepat operasi pencarian yang dilakukan Basarnas, membuat para pengamat SAR dan penerbangan berdecak kagum. Pujian pun dituai. Bahkan pujian tak hanya datang dari negeri sendiri. Tapi acungan jempol atas kinerja pencarian AirAsia, datang pula dari kalangan pemerhati penerbangan dunia internasional.

Mereka memuji, strategi operasi yang dilakukan Basarnas dalam mencari pesawat AirAsia yang hilang. Karena hanya dalam waktu yang terbilang singkat Basarnas mampu menemukan korban, kemudian bangkai pesawat. Padahal dari sisi peralatan dan personil, bisa dikatakan masih jauh dari memadai. Namun semangat tinggi diperlihatkan semua yang terlibat dalam operasi pencarian, baik itu dari personel Basarnas sendiri maupun TNI, Polri dan pihak-pihak lain yang ikut membantu.

Bicara jumlah personel Basarnas sendiri, memang masih jauh ideal. Mengutip keterangan Direktur Bina Ketenagaan dan Pemasyarakatan Basarnas Brigjen TNI (Mar) Suprayogi yang dimuat oleh Koran Pikiran Rakyat, Basarnas saat ini punya kekuatan 3.129 orang personel. Jumlah itu menurut Brigjen Suprayogi, jauh dari cukup bila dibandingkan luas wilayah Indonesia yang harus dicover badan tersebut. Jumlah kantor SAR sendiri sebanyak 34 kantor yang tersebar di beberapa wilayah Indonesia.

Mereka, 3.129 orang itulah yang jadi tulang punggung Basarnas, ketika terjadi suatu musibah atau bencana. Sementara faktanya, Indonesia adalah salah satu negeri ‘langganan’ bencana. Kala musim hujan, bencana banjir terjadi dimana-mana. Tak hanya banjir, longsor pun seakan jadi ‘menu’ ketika musim penghujan tiba. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sendiri pernah menyatakan, bahwa banjir dan longsor adalah bencana yang mendominasi sepanjang 2014. Belum lagi, kalau kita menghitung bencana yang diakibatkan oleh letusan gunung api. Indonesia sendiri memiliki banyak gunung api dengan status aktif, Gunung Sinabung adalah salah satunya.

Menurut Brigjen Suprayogi, idealnya satu kantor Basarnas memiliki kekuatan 100 personel. Dan di masing-masing pos Basarnas standby, 12 orang personel. Untungnya, ia bersyukur di Indonesia selalu banyak orang yang bersedia jadi relawan. Ini sangat membantu Basarnas.

Dari sisi peralatan pun, kata dia, masih sangat minim. Basarnas, baru punya 2 pesawat helikopter. Tentu itu masih sangat jauh dari memadai. Idealnya setiap kantor Basarnas didukung 1 helikopter. Maka, jika sekarang ada 34 kantor, Basarnas harusnya punya 34 helikopter. Lalu berapa idealnya jumlah personel SAR di Indonesia. Brigjen Suprayogi menyatakan standarnya Indonesia memiliki 10.000 personel SAR.

Penulis: Agus Supriyatna

Artikel terkait: Fakta Jumlah Anggota Kepolisian Indonesia

Comment di sini