Cara Melawan Pelaku Pelecehan Seksual Wanita

by
March 12th, 2015 at 2:25 pm

CiriCara.com – Hingga kini kesetaraan gender antara perempuan dan pria terus dikampanyekan. Bahkan demi mengapresasi sosok yang memperjuangkan kesetaraan itu, tiap tanggal 21 April kita kerap memperingatinya sebagai hari Kartini. Ironisnya, hingga kini tak jarang peremupuan masih dianggap kaum yang lemah. Perempuan kerap menjadi sasaran terhadap tindak kekerasan atau pelecehan seksual. Ini terbukti dari Cacatan Tahunan Komnas Perempuan pada tahun 2013 merekam sebanyak 279.760 kasus kekerasan terhadap perempuan.

pelecehan wanita

Pelecehan seksual – Ist

Pelecahan seksual dapat terjadi dimana saja dan pelakunya bisa dilakukan oleh siapapun. Bahkan oleh orang terdekat. Tentu hal ini bisa berdampak pada krisis percaya diri bagi yang mengalami. Siapapun pasti berharap supaya tidak mengalami hal ini. Meski demikian kita harus tetap waspada. Oleh karena itu, bekali diri kamu dengan tips melawan pelaku pelecahan seksual di bawah ini.

1. Menyerang Mata

Perlawanan cepat untuk menghindar dari pelaku adalah dengan menyerang matanya. Kamu bisa langsung mencolok mata pelaku, memukul dengan keras, atau menyemprot dengan parfum atau benda apapun yang saat itu dekat dengan kamu. Ketika ia merasa kesakitan, maka kamu bisa segera pergi.

2. Menyerang Kemaluan

Kamu bisa menyerang kemaluan pelaku dengan cara menendang dengan lutut kaki, telapak kaki, atau memukul dengan alat apapun yang ada dekat dengan kamu saat itu.

3. Mencakar

Kuku bisa jadi senjata alami yang selalu melekat dengan kamu. Kalau kamu hobi memanjangkan kuku, itu berarti disaat yang sama kamu juga punya senjata. Ketika kamu telah menyerang pelaku dengan memukul, maka kamu bisa juga mencakarnya hingga ia merasa kesakitan.

4. Menampar

Ini merupakan respon yang paling cepat. Kamu bisa menampar pelaku dengan sekuat tenaga. Apabila ia masih melanjutkan tindakannya, lakukan serangan yang lain seperti beberapa cara di atas.

5. Menginjak Kaki

Kalau kejadian pelecehan terjadi di tempat umum atau kendaraan umum dengan kondisi orang-orang yang sangat padat. Maka, kamu bisa langsung segera menginjak kakinya, atau menyikut perutnya semampu yang kamu bisa.

6. Mengigit

Kamu bisa mengigit bagian tubuh pelaku dengan sekuat-kuatnya. Hingga ia merasa kesakitan.

7. Mendorong

Bila kejadiannya di tempat umum yang ramai atau kendaraan umum yang sedang berdesak-desakan. Kamu bisa mendorong pelaku, supaya orang lain tahu. Dan segera berteriak untuk meminta bantuan.

Ketika kejadian mungkin reaksi pertama kamu akan shock. Tapi ingat, kamu harus melawan. Setidaknya supaya kamu tidak merasa semakin terpuruk. Ketika pelaku telah merasa kesakitan, ingatlah untuk segera berlari dan mencari pertolongan. Kamu punya keberanian untuk melawan. Jangan takut. Dan juga jangan ragu untuk menceritakan kondisi kamu dengan orang yang paling kamu percayai, sebaiknya kamu tidak memendam sendirian. Kamu tidak perlu merasa terlalu kecil hati, toh nyatanya setiap orang pernah mengalami masa krisis di hidupnya. Tetap semangat!

Penulis: Rona Siahaan

Comment di sini