Apa itu Geisha?

by
March 13th, 2015 at 4:48 pm

CiriCara.com – Teman-teman pasti tahu dong, jika ditanya tentang grup band tanah air, Geisha? Tapi, Geisha yang akan kita bahas kali ini bukanlah grup yang vokalisnya Momo itu. Geisha di sini adalah sosok yang terkenal di Jepang. Apa sih, geisha itu?

geisha

Geisha pakai kimono – Ist

Sebagian besar orang mungkin membayangkan sosok wanita Jepang berpakaian kimono lengkap dengan dandanan putih tebal dan bibir mungil merah. Geisha sering disalahartikan sebagai wanita penghibur atau tuna susila. Dalam kanji (aksara Jepang), geisha berasal dari huruf ‘gei’ yang artinya seni dan ‘sha’ atau ‘mono’ yang artinya orang. Jadi, sebenarnya geisha adalah seniman!

Geisha tak hanya dilakoni oleh kaum wanita. Ternyata, kaum lelaki di Jepang juga ada yang berprofesi sebagai geisah. Geisha laki-laki disebut sebagai Honko dan mereka mengerjakan apa yang dilakukan oleh para geisha, yakni menari, berdiskusi, bernyanyi, dan menemani tamunya di restoran, bar, dan rumah teh. Berdasarkan catatan tak resmi, geisha pertama adalah seorang lelaki.

Untuk menjadi seorang geisha, sesorang harus menjalani pendidikan. Di kota Kyoto, ‘maiko’ adalah sebutan untuk geisha muda. Namun, di Tokyo geisha muda disebut ‘hangyoku’. Bedanya, para hangyoku memakai kimono yang lebih panjang dengan motif bervariasi sehingga terlihat lebih modis. Berbeda dengan para maiko, mereka memakai kimono yang sama satu sama lain, bahkan tanpa motif.

Para geisha bekerja di sebuah tempat yang disebut ‘okiya’. Mereka dibina oleh seorang nyonya rumah yang disebut ‘okasan’. Meskipun geisha bekerja keras menemani para tamu dan lain-lain, upah yang mereka dapat akan masuk ke saku sang okasan. Upah tersebut akan disimpan dan digunakan untuk merawat rumah okiya serta menjaga kelangsungan bisnis.

Tahukah kamu, menjadi seorang geisha adalah menjadi seseorang yang tidak dikenal. Ketika menemani tamu minum teh, geisha diharuskan menyembunyikan identitas mereka, seperti nama, alamat rumah, dan sebagainya. Selain itu, geisha tidak boleh memiliki hubungan asmara. Geisha baru boleh menjalin hubungan asmara dan menikah setelah pensiun dari profesinya.

Geisha memiliki berbagai keterampilan. Selain pandai menari, geisha membuat kimono mereka sendiri. Meskipun banyak kimono yang dijual di toko, tetapi para geisha selalu menjahitnya sendiri dengan bahan kain sutra. Kimono tersebut tak akan mereka ganti selama menjadi seorang geisha. Wah, pasti kimono geisha begitu bersejarah, ya?

Penulis: Khaeriya

Artikel terkait: 5 Fakta Unik Tentang Geisha

Comment di sini