Cara Menentukan Harga Batu Akik

by
March 13th, 2015 at 10:54 am

CiriCara.com – Belakangan ini tren batu mulia kian melonjak. Salah satu batu mulia yang tengah digandrungi saat ini adalah batu akik. Tidak hanya orang tua, remaja bahkan sampai anak-anak pun banyak yang suka dengan batu akik. Ada yang berupa cincin atau kalung.

batu akik

Memilih cincin batu akik – Ist

Soal harga, cincin atau pun kalung batu akik ini berbeda-beda. Ada yang berkisar puluhan ribu dan bahkan ada juga yang mencapai puluhan juta rupiah. Bahkan ada cincin batu akik “naga” yang dibanderol Rp 18 miliar oleh pemiliknya. Menurut si pemilik, cincin batu akik tersebut sempat ditawar Rp 3 miliar, tapi tidak dia lepas.

Lalu sebenarnya apa sih yang jadi pematok harga sebuah batu akik itu mahal atau murah? Apakah karena sedang digandrungi terus mendadak jadi mahal? Atau ada patokan lain? Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) R Sukhyar punya jawabannya.

Sukhyar menjelaskan pembentukan batu mulia itu terjadi sejak 400 juta tahun lalu. Magma dan cairan hidrotermal pada gunung berapi yang menerobos zona lemah akhirnya menyebabkan mineralisasi, termasuk pembentukan batu mulia.

Seperti dilansir Liputan6.com, menurut Sukhyar, harga batu mulia atau batu akik itu bisa ditentukan berdasarkan 4 hal. Apa saja?

1. Berdasarkan warna

Sukhyar menjelaskan bahwa harga sebuah batu mulia itu bisa dilihat dari segi warnanya. Apakah batu mulia tersebut berwarna atau tidak berwarna. Hal ini juga yang bisa menjadi daya tarik terhadap batu mulia tersebut.

2. Tingkat kejernihan

Harga batu mulia bisa ditentukan dari tingkat kejernihannya atau clarity. Yang dimaksud tingkat kejernihan ini adalah, kata Sukhyar, derajat batu tidak ada cacat atau pengotor. Semakin jernih batu mulia tersebut, tentu harganya akan semakin mahal.

3. Bentuk dan keindahan

Potongan atau gosokan (cut) batu mulia itu juga bisa jadi patokan harga dari batu tersebut. Ini dipengaruhi oleh tingkat kreatifitas dan juga keahlian si pengrajin batu. Hal ini mencakup proporsi potongan dan juga proses pembuatannya sehingga berpengaruh pada bentuk batu tersebut.

4. Berat

Sama halnya seperti emas, harga batu mulia juga bisa dipengaruhi oleh berat atau ukuran batu mulia tersebut. Semakin berat atau besar ukuran batu mulia, maka otomatis harganya pun akan lebih mahal.

Meskipun demikian, para pengrajin maupun penjual batu akik mengaku tidak punya patokan khusus soal harga cincin atau kalung batu akik yang mereka jual. Paling hanya melihat keindahan dan juga minat pembelinya saja.

Semoga informasi di atas berguna buat kalian yang lagi mau beli batu akik.

(YG)

Comment di sini