Cara Praktis Membaca Kebohongan

by
March 13th, 2015 at 2:00 pm

CiriCara.com – Pasti kesel banget ya saat tahu ternyata kita lagi dibohongin. Tambah enggak enaknya lagi kalo yang ngebohongin kita adalah orang terdekat kita sendiri. Tapi sebaiknya kamu jangan tergesa-gesa untuk mencap orang pembohong. Adakalanya seseorang tidak berniat untuk berbohong hanya saja ia ingin menyembunyikan perasaannya dari kamu. Gimana kalo kamu coba analisis dulu perilakunya. Ada yang enggak seperti biasa atau sikap yang mencurigakan? Dari pada kamu bingung dengan semua itu. Nah, ini ada langkah praktis supaya kamu bisa membaca kebohongan dari partner bicara kamu. Penulis kutip berdasarkan buku psikologi populer “I Know You”.

Cowok sedang berbohong, cowok sedang menyimoan rahasia, cowok menyimpan rahasia, ciri-ciri cowok sedang menyimpan rahasia

Ilustrasi cowok sedang berbohong – Ist

Temukan perilaku dasar lawan bicara

Cobalah lakukan tes sederhana terhadap lawan bicara kamu, ajukan pertanyaan dasar yang akan dijawab dengan jujur seperti identitas alami, jenis kelamin, warna rambut, pekerjaan, dan sebagainya. Baru kemudian pilih pertanyaan yang sepertinya bisa ia rekayasa jawabannya atau mengelak dari jawaban. Dengan demikian kamu akan mendapatkan referensi perbedaan respons bahasa tubuh berdasarkan perilaku dasar (baseline) yang dimiliki oleh lawan bicara kamu.

Amati perilaku

Lakukan pengamatan terhadap respons yang ada, secara khusus pada gerakan mata, volume dan penekanan suara, serta bahasa tubuh umum, temukan perbedaan pengamatan terhadap lawan bicara, cari gerakan yang janggal, kegelisahan yang dimunculkan, kemudian bandignkan dengan perilaku dasar.

Evaluasi dan temukan respons yang ada

Apakah lawan bicara kamu memberikan jawaban langsung atau tidak ketia kamu bertanya, perhatikan cepat lambatnya ia merespons jawaban, mengulur waktu, menjawab dengan sangat cepat, atau malah berusaha mengalihkan topik pembicaraan.

Perhatikan bahasa tubuh

Seberapa ahlinya seseorang menyembunyikan bahasa tubuhnya, pasti akan ada kebocoran, ada gerakan tidak wajar yang perlu diamati sebagai pembeda dari perilaku dasar yang ada.

Bisa membaca kebohongan tentu menjadi keuntungan tersendiri bagi kita. Ini dapat membantu kita dalam membangun relasi dengan orang lain. Namun, kemampuan ini tidak serta merta dapat kita kuasai. Karena dibutuhkan pengalaman. Selain itu kita pun perlu belajar dari banyak interaksi dengan berbagai jenis karakter orang. Dengan memperhatikan isyarat non verbal (perilaku bahasa tubuh) kita dapat menganalisis apakah ia sedang berbohong atau tidak. Jadi, siapa nih target pertama yang pengen kamu analsis ?

Penulis: *SIAHAAN RONA*

Comment di sini