Ironi Gara-gara Batu Akik

by
March 13th, 2015 at 9:22 am

CiriCara.com – Fenomena batu akik memang begitu besarnya. Hasil alam ini kini menjadi kebanggaan Indonesia yang mendunia. Tua, muda, hingga anak-anak menggandrungi batu mulia tersebut. Namun, di balik itu semua, tren batu akik menuai konflik. Orang bahkan seolah mau berkorban moral, saudara, bahkan nyawa untuk meraup perhiasan alam ini.

batu akik

Pengrajin batu akik – Ist

Bobol Rumah untuk Curi Akik

Nampaknya, para pencuri punya sasaran baru. Mereka mengincar orang bahkan rumah yang menyimpan batu akik. Di Sumedang, rumah milik Adang di Cimayor, Desa Kebonjati, dibobol maling. Pelaku kriminal tersebut masuk dengan membongkar jendela kamar mandi rumah pegawai pemerintah itu.

Saat sedang tidur, ponsel, dompet, dan cincin akiknya digondol bandit. Batu mulia tahun 70-an milik Adang memang bukan biasa, harganya saat ini mencapai Rp 3 juta. Atas kejadian ini, Adang menderita kerugian Rp 10 juta.

Konflik Aceh

Bongkahan Giok dalam hutan lindung Banda Aceh menuai konflik. Kericuhan tersebut terjadi antara warga Gampong Krueng Isep, Kecamatan Beutong, Kabupaten Nagan Raya dengan para pendatang.

Sebenarnya, warga lokal telah menuruti Keputusan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya tentang Moratorium Pengambilan Batu Alam pada 5 Februari hingga 8 Maret 2015. Namun, para pendatang tidak mengindahkan ketetapan tersebut.

Kesal, masyarakat pun mengusir para pendatang dengan senjata tajam. Untung saja polisi dan TNI setempat cepat beraksi melerai. Konflik tersebut pun tidak sampai menimbulkan korban baik yang luka maupun tewas.

Teka-Teki Toko Perhiasan

Di Bekasi, berbagai batu akik seharga Rp 8 juta per buah raib dari sebuah toko perhiasan. Bayu, sang pemilik toko, menyayangkan hilangnya satu buah jenis Panca Warna, Pandan, Hijau Garut, dan empat buah Bacan. Jika dikalikan, kerugiannya mencapai Rp 64 juta.

Bayu menuturkan, tidak ada tanda-tanda pembobolan di tokonya. Hal tersebut terlihat dari kondisi tempat berjualannya yang baik-baik saja saat dibuka. Berangkat dari hal ini, belum bisa dipastikan apakah kejadian tersebut merupakan pencurian atau ada pekerjanya yang membawa batu-batu itu untuk dirawat. Polisi setempat pun masih mengusut kasus ini.

Sembilan Tahun Penjara

Dua orang pencuri batu akik yang berusaha kabur tertangkap. Mereka mengutil berbagai jenis batu akik dengan total nilai Rp 30 juta. Atas laporan pedagang di daerah Tangerang, keduanya berhasil diringkus kepolisian Tambora, Jakarta Selatan. Tidak tanggung-tanggung, tindak kriminal ini diganjar dengan sembilan tahun penjara.

Penulis: Ummu Solid

Comment di sini