Apa Itu Poliglot?

by
March 17th, 2015 at 8:44 am

CiriCara.com – Pernahkah kamu mendengar tentang poliglot? Poliglot bukanlah istilah yang banyak diketahui masyarakat umum. Poliglotisme adalah kemampuan menuturkan beberapa bahasa dengan sangat mahir. Jadi, poliglot adalah seorang penutur bahasa yang menguasai empat atau lebih bahasa asing.

poliglot indonesia

Poliglot – Ist

Poliglot adalah kata yang berasal dari bahasa Yunani, yaitu ‘polglttos’ yang artinya banyak-lidah. Poly berarti ‘banyak’ dan glotta artinya ‘lidah’. Menurut Meriam-Webster, istilah poliglot pertama kali disebut pada tahun 1645. Ketika itu, istilahnya adalah Medieval Latin ‘polyglttus’ yang dipinjam dari istilah Yunani, polglttos.

Belum ada kesepakatan mengenai berapa banyak bahasa yang harus dikuasai seseorang agar bisa disebut poliglot. Ada yang menetapkan ‘empat atau lebih’ karena seorang penutur dua bahasa disebut dwibahasa (bilingual) dan penutur tiga bahasa disebut tribahasa (trilingual). Sementara, istilah multibahasa mirip dengan poliglot. Seorang ahli bahasa bernama Richard Hudson memakai kata ‘hiperpoliglot’ untuk menyebut seseorang yang fasih berbicara dalam enam bahasa atau lebih.

Setidaknya ada 3 hal yang memotivasi seseorang menjadi poliglot, yakni budaya, edukasi, dan bisnis. Motivasi karena budaya akan muncul jika seseorang tertarik dengan gaya hidup budaya lain. Misalnya, penggemar drama Korea. Sedangkan motivasi edukasi muncul ketika seseorang ingin memiliki kemampuan bahasa yang baik untuk bisa kuliah atau sekolah di luar negeri. Sedangkan untuk bisnis, contohnya adalah di bidang pariwisata.

Di Indonesia, ada komunitas poliglot, lho! Pada Agustus 2010, terbentuklah komunitas Polyglot Yogyakarta yang dipelopori oleh Monis Pandhu dan Sandya Rani Kartosengodjo. Sayangnya, pada 2011 kegiatan ini menjadi kurang aktif karena beberapa koordinator komunitas ini melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

Pada tahun 2011 tanpa mengetahui telah terbentuknya Polyglot Yogyakarta, Arradi Nur Rizal yang berdomisili di Stockholm, Swedia, juga memiliki ide untuk mengadakan pertemuan antarteman yang gemar belajar banyak bahasa.

Akhirnya di awal 2012, dibentuklah Polyglot Indonesia dengan koordinator yang ada di setiap kota, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Semarang. Tak hanya anggota dari dalam negeri, komunitas ini juga diikuti warga asing. Latar belakang profesi yang tergabung dalam komunitas ini juga bervariasi, mulai wirausahawan, pegawai Kementerian Luar Negeri, pelajar, hingga dosen.

Salah satu poliglot Indonesia yang terkenal ialah Gayatri Wailissa, seorang gadis kelahiran Ambon, Maluku. Ketika berusia 16 tahun, ia telah menguasai 13 bahasa asing, diantaranya bahasa Inggris, Italia, Spanyol, Belanda, Mandarin, Arab, Jerman, Perancis, Thai, Korea, India, Rusia, dan Tagalog. Namun, ia meninggal dunia di Jakarta akibat aneurisma pada 23 Oktober 2014 lalu.

Penulis: Khaeriya

Artikel terkait: Apa itu Vasektomi?

Comment di sini