Apa itu Suku Bawean?

by
March 17th, 2015 at 10:47 am

CiriCara.com – Suku Bawean merupakan sub suku dari Jawa tepatnya Jawa Timur. Bawean menurut masyarakat Melayu Malaka dan Malaysia disebut Boyan yang berarti sopir dan tukang kebun, karena kebanyakan masyarakat Bawean adalah bekerja sebagai sopir dan tukan kebun. Masyarakat Bawean salah satu kelompok kecil dari masyarakat yang berasal dari Melayu. Pulau Bawean terletak di laut Jawa diapit antara dua pulau besar seperti pulau Kalimantan di utara dan pulau Jawa di selatan.

suku bawean

Masyarakat Bawean – Wikipedia

Sekitar tahun 1800-an suku Bawean sudah tersebar di berbagai negara di Asia Tenggara seperti di Kualalumpur, Johor Baru, Seremban dan Ipoh yang sebelumnya sudah sampai di Malaka. Masyarakat Bawean pada umumnya bertempat tinggal di kota-kota atau daerah yang terdekat dengan kota, misalnya di Kampung Mata Kuching, Klebang Besar, Limbongan, Tengkera. Sangat jarang ditemui orang Bawean yang tinggal yang jauh dari pusat kota dan jumlahnya yang terdapat di Malaka kurang dari 1000 orang.

Banyak anak-anak suku Bawean yang lahir di Malaysia dan Singapura juga berimigrasi ke kawasan Australia dan Vietnam, suku Bawean memasuki negara tersebut sekitar tahun 1887 melalui jalur Singapura dan menetap di pulau Christmas, dan sekitar 500 an dari suku Bawean menyebar ke negara Australia Barat. Mereka telah melakukan perkawinan campuran dengan orang keturunan seperti Melayu, Kokos, India, Arab, Jawa, Eropa dan sebagainya. Sedangkan suku Bawean di Vietnam menetap di kota Ho Chi Minh sekitar tahun 1885.

Mata pencaharian suku Bawean pada umumnya sebagai nelayan atau petani. Dan hasil pertanianya seperti padi, jagung,ubi dan sayuran, juga kelapa banyak ditemukan di perkampungan mereka. Begitu juga dengan hasil marmernya yang merupakan kebanggaan dari suku tersebut. Para ibu rumah tangga sangat terampil dengan kerajinan tangannya walau dengan daun pandan.

Dalam komunikasi sehari-hari bahasa suku tersebut menggukana bahasa Bawean, dan bahasa ini mempunyai kemiripan dengan bahasa Madura, tetapi kebudayaan antara Bawean dan Madura memiliki perbedaan. Dan orang Bawean tidak mau disebut sebagai orang Madura karena memiliki budaya yang berbeda. Menurut sejarah bahwa Bahasa Bawean merupakan cikal bakal bahasa Madura karena frase dan kata-kata dasarnya kebanyakan berasal dari bahasa Bawean.

Kebudayaan dan kesenian suku Bawean sangat beragam, seperti kercengan, cukur jambul, pencak Bawean, dikkter dan mandiling. Kesenian-kesenian tersebut sebagai tradisi masyarakat yang sampai sekarang masih dilestarikan dengan baik.

Penulis: MasArif

Artikel terkait: Apa itu Suku Gayo?

Comment di sini