Ragam Kain Tenun Khas Indonesia

by
March 17th, 2015 at 4:08 pm

CiriCara.com – Alam Indonesia yang asri dengan iklim tropis yang ramah bagi kulit merupakan daya tarik yang kuat bagi para traveler, baik itu wisatawan lokal atau turis mancanegara. Bukan hanya alam yang asri, Indonesia juga memiliki budaya yang teramat kaya. Satu diantaranya adalah kain tenun tradisional. Berikut ragam kain tenun khas Indonesia.

1. Tenun Bugis

bugis

Kain sarung tenun Bugis – Ist

Kain tenun Bugis umumnya dikenakan sebagai bawahan saat mengenakan kebaya atau baju kurung. Bahan bakunya terbuat dari benang sutera. Ada bermacam jenis motif, diantaranya Balo Renni (kotak-kotak kecil), Balo Lobang (kotak-kotak besar), dan Bombang (zig-zag gelombang lautan).

2. Tenun Ikat Lombok

Tenun Ikat Lombok

Belajar Tenun Ikat Lombok – Darkimberly

Pembuatannya yang masih tradisional menjadikan kain ini sebagai karya seni yang cukup mahal. Tenun ikat dibuat dari kain lungsin yang dicelup dengan teknik khusus ke dalam zat perwarna alami, supaya membentuk motif sesuai yang diinginkan. Keunikan kain ini terletak pada motifnya, yang bisa dilihat dari kedua sisi kain.

3. Kain Gringsing

Kain Gringsing

Kain Gringsing – Ist

Kain Grising berasal dari Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem, Bali. Bagi masyarakat setempat kain ini dipercaya sebagai penolak bala (penolak kejadian buruk) dan kerap digunakan saat acara adat. Karena filosofi kain ini, berasal dari kata ‘gring’ yang artinya sakit dan ‘sing’ yang artinya tidak. Pembuatan kain ini memakan waktu yang cukup lama, yaitu sekitar dua hingga lima tahun. Karena proses pembuatannya menggunakan teknik tenun ikat ganda.

Comment di sini