Uniknya Kastil Drakula di Transylvania

by
March 17th, 2015 at 2:51 pm

CiriCara.com – Pernahkah kamu mendengar tentang Transylvania? Mungkin kamu sudah pernah menonton sebuah film animasi dengan judul yang sama. Ternyata, Transylvania adalah daerah provinsi yang terletak di Rumania, negara di Eropa Timur. Di sini ada sebuah bangunan bersejarah, yakni Kastil Bran yang konon ditinggali keluarga drakula.

drakula

Kastil Drakula di Romania – Ist

Kastil Bran adalah salah satu dari monumen terkenal dengan arsitektur bergaya Era Pertengahan. Meski negara Rumania penuh dengan bangunan dengan arsitektur tua, kastil Bran tetap merupakan bangunan yang terpenting dan telah dikenal luas. Kastil ini terdiri dari 17 ruangan dan merupakan salah satu properti termahal di Rumania dengan nilai jual sekitar 140 juta USD.

Kastil ini dibangun pada tahun 1212 oleh perkumpulan pedagang yang berasal dari kota Brasov. Kastil ini dibangun untuk kepentingan kapal-kapal yang melewati ngarai kecil Rucar-Bran yang melintasi pegunungan Carpathian. Pada tahun 1920, Kota Brasov mendermakan kastil Bran kepada pemimpin Rumania pada masa itu, Ratu Maria, sebagai tanda terima kasih atas kontribusinya kepada negara. Lalu kastil dipugar dan diwariskan kepada anaknya, Putri Ileana.

Popularitas kastil Bran dihubungkan dengan Pangeran Drakula yang merupakan karakter utama dari novel Dracula karangan Bram Stoker pada abad ke-19. Padahal kenyataannya, tidak ada keterkaitan antara kastil Bran dengan drakula.

Sebenarnya, tokoh Pangeran Drakula dalam novel karangan Stoker ini tidak pernah eksis, baik di dalam sejarah negara Rumania maupun di dalam cerita rakyat Rumania. Bram Stoker menciptakan tokoh ini karena terinspirasi oleh sisi kelam dari kepribadian tokoh sejarah Rumania, Pangeran Vlad Tepes yang memerintah kota Vallachia di Rumania selama abad ke-15.

Kastil Bran pernah beralih menjadi milik pemerintah setelah keluarga kerajaan diruntuhkan oleh tentara Uni Soviet yang didukung oleh pemerintahan Rumania pro-Soviet pada tahun 1948.

Pada tahun 1956, kastil ini dibuka untuk umum. Dan, salah satu bagian bangunan diubah menjadi galeri museum sejarah seni Abad Pertengahan. Namun, karena adanya kelalaian para pejabat selama bertahun-tahun yang menyebabkan keruntuhan kastil, akhirnya kastil dipugar kembali antara tahun 1987 hingga 1993.

Setelah era revolusi Rumania pada tahun 1989, rezim komunis kemudian dihapuskan. Dominic Habsburg, putra dari Putri Ileana, mengajukan gugatan atas kepemilikan kastil. Keluarga Habsburg bermaksud mengubah kastil menjadi museum berkualitas tinggi yang terbuka untuk umum.

Penulis: Khaeriya

Comment di sini