Apa Itu Seni Grafis?

by
March 18th, 2015 at 9:05 am

CiriCara.com – Tahukah kamu, apa itu seni grafis? Pada dasarnya seni adalah media untuk berekspresi, mengungkapkan ide atau pengalaman batin manusia yang bersifat artistik dan berkaitan dengan penciptaan karya. Sedangkan, grafis berasal dari kata ‘graphein’ yang dalam bahasa Yunani berarti menulis atau tulisan.

grafis

Grafis – Ist

Dalam perkembangannya, ada istilah grafika yang berarti cetak-mencetak atau segala sesuatu yang berhubungan dengan media cetak, seperti buku, majalah, brosur, reklame, dan sejenisny yang lebih dikenal dengan istilah printing. Jadi, dapat disimpulkan bahwa seni grafis ialah karya visual dua dimensi yang dibuat melalui teknik cetak atau printing. Bagaimana awal mulanya?

Seni grafis paling tua dibuat dengan teknik cetak tekan yang pertama kali ditemukan oleh orang China. Cetak tekan diterapkan pada buku Diamond Sutra oleh Wang Chieh pada tahun 868. Alat yang digunakan adalah papan kayu yang dicukil, kemudian diberi tinta dan distempelkan. Papan kayu di sini berfungsi sebagai acuan cetak.

Pada tahun 1452 seorang ilmuwan Jerman, Johannes Guttenberg membuat huruf-huruf dari kayu. Kemudian, ia membuat setiap huruf tersebut agar bisa dipindah-pindahkan (disusun) menjadi sebuah kata atau kalimat. Seiring perkembangan, Guttenberg membuat huruf dengan bahan logam agar lebih awet dan dapat digunakan untuk mencetak berkali-kali. Hasil teknik cetak yang dibuat Guttenberg salah satunya kitab Injil 42 Baris.

Menurut acuan cetaknya, seni grafis dibagi menjadi 4 jenis. Yang pertama ialah cetak datar. Acuan yang digunakan adalah benda berpermukaan datar. Sewaktu sekolah TK dulu, jika kamu pernah membuat gambar kupu-kupu dengan memberi cat pada lipatan kertas, itu adalah cetak datar!

Seni grafis yang kedua ialah cetak dalam. Dalam membuat karya dengan teknik ini, acuan yang digunakan harus dicukil atau dikikis. Sebab, bagian acuan yang dicukil itu selanjutnya diberi pewarna, kemudian diterapkan pada benda.

Yang ketiga ialah teknik cetak tinggi. Seniman Eropa bernama Albrecht Durer (1472-1528) pernah menggunakan teknik ini dengan bahan kayu yang dicukil. Singkatnya, cetak tinggi ini contohnya stempel.

Terakhir, ialah teknik cetak saring atau lebih populer ‘sablon’. Teknik ini disebut juga teknik tembus. Namun, kini cetak sablon banyak dilakukan melalui teknik printing modern.

Jadi, pada dasarnya teknik cetak (seni grafis) bertujuan untuk menggandakan gambar atau tulisan. Kini, seni grafis dapat dilakukan dengan teknik printing modern. Meski begitu, seni grafis memiliki sejarah panjang.

Penulis: Khaeriya

Artikel terkait: Apa Itu Grafiti?

Comment di sini