Ayo Bantu, Korban Banjir Indramayu Butuh Bantuan

by
March 18th, 2015 at 11:22 am

CiriCara.com – Diperkirakan sekitar 15.000 jiwa warga di Indramayu terdampak langsung banjir yang melanda sejumlah kecamatan di kabupaten yang ada di wilayah Pantai Utara Jawa tersebu. Tercatat ada empat kecamatan yang kena dampak banjir. Demikian informasi lanjutan yang dikabarkan juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Pak Sutopo Purwo Nugroho via broadcast messenger blackberry yang saya terima Selasa sore 17 Maret 2015.

korban banjir

Banjir – Ist

Saat ini, 15 ribu warga yang mengungsi akibat banjir di Indramayu, menurut Pak Sutopo, membutuhkan banyak bantuan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan para pengungsi adalah logistik berupa lauk pauk, mie instan, beras, sarden, air mineral, makanan siap saji, selimut, perahu karet, pakaian anak, susu dan kebutuhan dasar lainnya. Nah, bagi yang tersentuh dan ingin berbagi meringankan beban warga di empat kecamatan yang ada di Indramayu, mungkin bisa menghubungi kantor BNPB Jakarta, atau mencari tahu kemana bisa menyalurkan bantuan.

Dalam broadcast messenger sebelumnya, Pak Sutopo mengungkapkan, bahwa banjir yang melanda sejumlah kecamatan di Indramayu diakibatkan karena jebolnya tanggul Sungai Cimanuk di kabupaten tersebut. Tapi dalam broadcast messengernya yang dikirimkan hari Selasa sore, Pak Sutopo mengungkapkan, banjir mulai berangsur surut. Padahal sebelumnya tinggi banjir mencapai 50-300 centimeter. Tapi saat ini tinggi banjir hanya 30-150 centimeter saja. Tanggul Sungai Cimanuk yang jebol itu sendiri berada di Desa Pilangsari Kecamatan Jatibarang dan Desa Tulungagung Kecamatan Kertasemaya, Kabupaten Indramayu.

Sementara empat kecamatan yang terdampak langsung banjir yaitu, Kecamatan Jatibarang, Kertasmaya, Loh Bener dan Pasekan. Di Jatibarang, ada beberapa desa yang terdampak langsung banjir. Desa-desa tersebut adalah Desa Jatibarang Baru dimana 7.000 jiwa yang terdampak banjir dan terpaksa mengungsi. Desa lainnya adalah Pilangsari dengan korban terdampak banjir sebanyak 3.500 jiwa. Sementara di Kertasmaya,ada empat desa yang dilanda banjir yaitu Desa Tulungagung (375 KK), Desa Kertas Maya (187 KK), Desa Sukawera (masih pendataan), Desa Kliwed (masih pendataan). Sedangkan di Kecamatan Loh Bener tercatat dua daerah yang terkena banjir yaitu Desa Rambatan dan Blok Balas. Terakhir di Kecamatan Pasekan, tiga desa yang dilanda banjir. Tiga desa itu adalah Desa Pagirikan (23 KK), Desa Pasekan (25 KK) dan Berondong (35 KK).

Menurut Pak Sutopo, para pengungsi sekarang berada di beberapa lokasi pengungsian. Salah satunya di Kecamatan Jatibarang, dengan rincian lokasi pengungsian sebagai berikut :

1. UPTD PU Kecamatan (50 KK)
2. SMPN 1 Jatibarang (100 KK)

Warga korban banjir juga ada di Kecamatan Kertasmaya. Salah satu yang jadi lokasi pengungsian adalah Desa Tulungagung. Di desa ini ada 2 titik pengungsian yaitu Pesantren Sirojuttulodin, dan rumah Ibu Hajah Idoh dengan jumlah pengungsi sebanyak 250 KK. Lalu di Desa Kertasmaya ada 3 titik pengungsian yakni di Balai Desa, Blok Rengas dan Blok Mesjid. Di sini ada sekitar 187 KK yang jadi pengungsi.

Lokasi pengungsian berikutnya ada di Kecamatan Loh Bener. Di Loh Bener, ada 3 titik pengungsian yaitu di Mesjid, Sekolah TK dan tempat bendungan. Tercatat ada sekitar 300 KK yang jadi pengungsi.

Penulis: Agus Supriyatna

Comment di sini