Apa itu Lutung Kasarung?

by
March 19th, 2015 at 2:50 pm

CiriCara.com – Cerita rakyat yang berasal dari Sunda, Jawa Barat yang terkenal adalah lutung Kasarung bukan Kakek Sarung dari Medan, kalau kakek sarung adalah cerita isu yang tidak patut dipercaya atau dikembangkan apalagi dikirim via BBM. Lutung Kesarung (LK) yang artinya lutung sejenis monyet, kasarung artinya tersesat, merupakan legenda atau cerita tempo dulu yang masih dikenal hingga saat ini, bukan orang Indonesia saja yang mengenal cerita ini, bahkan orang Belanda pun peduli dengan cerita tersebut dan sangat menyukainya.

lutung kasarung

Ist

Sekitar tahun 1921, cerita rakyat Sunda ini digelar dalam gending karesmen yaitu seni drama yang diiringi music (kalau sekarang ada da’wah pengajian yang diiringi musik Islami) oleh RA. Wiranatakusumah, Bupati Bandung waktu itu. Dan lima tahun kemudian perusahaan film negeri kincir angin NV Java Film Company menjadikan legenda masyarakat Sunda ini ke dalam sebuah film bisu yang berjudul “Loetong Kasaroeng” dengan sutradara L.Heuveldrop dan film tersebut merupakan film perdana dan pertama kali diputar di Hindia Belanda, diputar dari tanggal 31 Desember 1926 sampai 6 Januari 1927 di bioskop Majestic sebuah bioskop elite di negeri tersebut.

Hingga akhirnya cerita yang merakyat dan fenomenal tersebut tidak saja diungguh dalam sebuah film juga dijadikan bahan disertasi oleh FS.Eringa yang dibukukan sekitar tahun 1949 dan kemudian ditulis dalam bahasa Indonesia oleh seniman Belanda Tilly Dalton sekitar tahun 1950 dan salinan bukunya disumbangkan perpustakaan di KITLV di Leiden negeri Belanda. Oleh orang Indonesia yang peduli dengan cerita rakyat ini kemudian dikembangkan dalam buku-buku cerita rakyat atau buku sejarah, bahkan berupa komik serta pernah disinetronkan di televise-televisi swasta Indonesia.

Sinopsis cerita Lutung Kasarung ini merupakan cerita pantun yang berkisah legenda masyarakat Sunda tentang sebuah proses perjalanan Sanghyang Guruminda dari Khayangan yang diturunkan ke Buana Panca Tengah (bumi) dan berwujud seeorang lutung sejenis hewan yang ada kemiripan dengan monyet. Dalam petualangannya di bumi, bang lutung bertemu dengan seorang putri yang ayu, yaitu putri Purbasari Ayuwangi yang katanya diusir oleh kakaknya yaitu Purbararang, hingga akhirnya sang putri Purbasari berteman dengan bang lutung. Hingga kemudian mereka saling curhat, menceritakan nasibnya yang sama. Dan akhirnya sang putri Purbasari menjadi cantik kembali, dan bang lutungpun demikian, mereka berdua akhirnya memerintah Kerajaan Pasir Batang dan kerajaan Cupu Mandala Ayu, bersama-sama.

Hikmah dari cerita legenda dari Sunda Jawa Barat ini adalah sesama manusia tidak boleh adanya iri dengki, apalagi masalah rejeki dan kekuasaan. Sebab rejeki sudah ada yang mengatur. Semoga bermanfaat.

Penulis: MasArif

Comment di sini