Cara Merubah Rasa Iri Jadi Motivasi

by
March 19th, 2015 at 4:01 pm

CiriCara.com – Ketika melihat kawan kamu sukses, apa yang kamu rasakan? Iya, mungkin kamu akan jawab ikut bahagia. Padahal sih di dalam hati kamu merasa kesal, “kenapa bukan aku saja yang sukses? Aku kan lebih baik dari dia”. Kalau seperti itu kamu iri namanya.

merasa iri

Merasa iri – Ist

Ya, perasan iri itu memang susah buat dihilangin. Meskipun kita sudah sering mendengarkan ceramah agar tidak merasa iri pada orang lain, tapi tetap saja perasaan iri itu tetap muncul dengan sendirinya. “Ih, kok dia cepet banget sih naik jabatannya? Jangan-jangan dia…”

Iri itu memang hal yang manusiawi. Namun, jangan sampai deh perasaan iri itu justru membuat kamu tidak bisa maju dan malah terus-terusan terpaku pada kehidupan orang lain. Apalagi kalau kamu sampai memfitnah orang gara-gara merasa iri.

Daripada kamu ngeduga-duga hal yang belum tentu benar, mendingan kamu ubah perasaan iri kamu itu agar bisa jadi motivasi buat diri sendiri. Mau tahu caranya?

1. Mengakui

Tidak perlu menyangkal, akui saja kalau kamu itu memang iri dengan dia. Dengan mengakui rasa iri kamu, maka hati akan merasa lega. Menyangkal perasaan iri hanya akan membuat kamu terpacu untuk melakukan segala cara agar bisa sukses. Jelas hal ini salah!

2. Berpikir positif

Jangan biarkan rasa iri membuat kamu tidak bisa berpikir jernih. Daripada menyebar berita yang tidak benar karena kamu merasa iri, mendingan kamu ambil sisi positif dari kesuksesan teman kamu itu. “Asik nih, aku bisa belajar dari dia gimana caranya biar sukses.”

3. Evaluasi diri

Coba deh kamu cari tahu bagaimana perjuangan dia sebelum akhirnya sukses. Terus bandingkan dengan usaha yang kamu lakukan selama ini. Jika memang dia lebih berusaha keras dibanding kamu, maka akui saja lah kalau dia itu memang pantas sukses. Yang perlu kamu lakukan sekarang adalah meniru semangat juangnya, bukan malah memfitnahnya.

4. Bertanya

Jika memang tidak bisa mengendalikan rasa iri kamu, cobalah untuk bertanya. Bagaimana cara dia sukses dan bagaimana perjuangannya selama masih belum sukses. Dengan demikian kamu akan sadar dan tahu apa yang harus diperbuat dan apa yang harus dihindari.

5. Percaya diri

Ubah rasa iri kamu menjadi rasa percaya diri. “Dia saja yang anak baru kemarin bisa naik jabatan. Aku yang lebih berpengalaman, pasti juga bisa.” Namun tetap, imbangi rasa percaya diri ini dengan kemampuan diri agar kamu tidak sombong.

Rasa iri adalah tanda bahwa kamu merasa tidak puas dengan kondisi pribadi saat ini. Maka, renungkanlah dan cari tahu apa yang perlu kamu perbaiki agar kamu bisa mencapai rasa puas dalam pribadi. Semoga bermanfaat kawan!

(YG)

Comment di sini